Tanggal publikasi: 09 March 2010. Kata Kunci: Artikel Kedokteran, asidosis, asidosis laktat, asidosis metabolik, atrachidonic acid, Cairan Pengganti pada Perdarahan Akut, curah jantung, cytokines, free oxygen radicals, gagal organ ganda, hipoksia, metabolisme anaerob, Perdarahan Akut, perfusi berkurang, Plasma Expander, Referat Kedokteran, Resusitasi Cairan, Resusitasi Cairan Pada Perdarahan, Ringer Asetat, Ringer Laktat, syok hipovolemik perdarahan
Artikel ini merupakan lanjutan dari referat kedokteran yang telah kami publikasikan sebelumnya, yaitu Konsep Dasar Transport Oksigen. Kali ini kita akan membicarakan tentang Pemilihan Cairan Pengganti pada Perdarahan Akut.
Pada prinsipnya, pemilihan cairan pengganti sangat tergantung dari jumlah perdarahan dan kecepatan hilangnya darah, terjadilah lingkaran sebab-sebab yaitu hilangnya darah menyebabkan perfusi berkurang, hipoksia, metabolisme anaerob, asidosis sehingga terjadi gangguan fungsi Baca Selengkapnya!
Kategori Artikel: Artikel Kedokteran, Referat
Tanggal publikasi: 05 March 2010. Kata Kunci: cumulative oxygen debt, golden periode, Koloid, kombustio, komponen bikarbonat, Konsep resusitasi cairan, lactic acidosis, metabolisme hepatik laktat, Perdarahan Akut, Referat Kedokteran, Referat Koas, Resusitasi Cairan, Resusitasi Cairan Pada Perdarahan Akut, resusitasi dengan ringer laktat, sidosis metabolik, sindroma syok, syok hipovolemik, Tom Shires, volume plasma
Konsep resusitasi cairan pada pasien perdarahan akut telah mengalami beberapa kali perubahan. Pada waktu perang Korea pengganti perdarahan dilakukan semata-mata dengan transfusi darah. Banyak kesulitan yanig dialami, selain penyediaan darah memang sulit, transfusi sendiri perlu waktu lama dibanding apa yang kita kerjakan sekarang dengan cairan yang dapat di berikan cepat. Dengan demikian “shock time” berlangsung panjang dengan akibat lactic acidosis dan cumulative oxygen debt tinggi dan angka kematian yang tinggi.
Dari percobaan Wiggers dan pengembangan resusitasi dengan ringer laktat oleh Tom Shires dan kawan – kawan pada waktu perang Vietnam, terjadi perubahan prognosis berarti Ringer laktat atau cairan berisi Natrium lainnya dapat digunakan untuk mengganti darah yang hilang sampai suatu jumlah tertentu.
Kasus – kasus perdarahan adalah sangat bervariasi. Ada berbagai mekanisme kehilangan darah yang pada akhirnya bermuara pada satu kesamaan yaitu syok hipovolemik. Resusitasi cairan cepat dapat mengatasi syok ini dengan cepat atau pada banyak kasus dimana cairan diberikan sejak awal, dapat mencegah terjadinya syok dengan segala konsekwensi metabolik dan biomolekuler yang mengiringinya.
Penundaan resusitasi cairan cepat akan sangat merugikan karena membiarkan syok time berjalan lebih lama. Faktor – faktor yang selalu harus dipertimbangkan adalah seberapa lama kita boleh mentoleransi “shock time” dan hal ini tergantung pada fasilitas terapi definitif yang dapat kita siapkan dalam suatu waktu tertentu.
Jika shock time diramalkan dapat menjadi panjang, mungkin lebih bijaksana jika kita memberikan resusitasi cairan dini untuk mengurangi atau menghilangkan syok. Batas waktu (golden periode) satu jam untuk syok hendaknya menjadi pegagan utama. Selengkapnya…
Kategori Artikel: Artikel Kedokteran, Referat
3 Komentar Terakhir