<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ASTAQAULIYAH.COM &#187; Kedokteran</title>
	<atom:link href="http://astaqauliyah.com/tag/kedokteran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://astaqauliyah.com</link>
	<description>Astaqauliyah.com Offering Blog Advertising Tutorials, Make Money Blogging Tips, Personal Opinion, Medical Information and More</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:58:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Industrialisasi Kedokteran</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2008/05/industrialisasi-kedokteran/</link>
		<comments>http://astaqauliyah.com/2008/05/industrialisasi-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:45:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asta Qauliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[FK UMI]]></category>
		<category><![CDATA[FK UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[Industrialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Kiprah Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Koass]]></category>
		<category><![CDATA[Komersialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSWS]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[S.Ked]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/2008/05/26/industrialisasi-kedokteran/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya mendapat kiriman email dari seorang senior di Australia, dan menanyakan kondisi rumah sakit yang saya tempati menjalani pendidikan dokter, yakni RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tak lupa juga beliau menggelitik seputar fakultas kedokteran tempat beliau dulu ditempa hingga akhirnya menjadi seorang Sarjana Kedokteran (S.Ked). Sekadar informasi, RSWS merupakan rumah sakit pendidikan milik pemerintah di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://astaqauliyah.com/2008/05/industrialisasi-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperingati Hari Anti Korupsi di Negeri Sarang Korupsi</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2007/12/memperingati-hari-anti-korupsi-di-negeri-sarang-korupsi/</link>
		<comments>http://astaqauliyah.com/2007/12/memperingati-hari-anti-korupsi-di-negeri-sarang-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 17:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asta Qauliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 9 Desember ini, negeri kita akan memperingati Hari Anti Korupsi. Di sepanjang jalan utama kota, banyak bertebaran spanduk-spanduk seruan moral untuk tidak melakukan korupsi. Sungguh sebuah ajakan yang sangat mulia. Bukan saja karena korupsi itu memang perbuatan dosa, melainkan juga bahwa korupsi saat ini, perlahan namun pasti, telah berkembang menjadi semacam budaya baru di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://astaqauliyah.com/2007/12/memperingati-hari-anti-korupsi-di-negeri-sarang-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita dan Endometriosis</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2007/05/wanita-dan-endometriosis/</link>
		<comments>http://astaqauliyah.com/2007/05/wanita-dan-endometriosis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2007 14:35:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asta Qauliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[Endometriosis]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebidanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Obgin]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/2008/02/21/wanita-dan-endometriosis/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini, semakin banyak wanita yang menderita endometriosis atau lebih dikenal dengan “kista” pada organ reproduksinya. Sebetulnya, apakah endometriosis itu? Endometriosis adalah jaringan yang semestinya terletak di dalam (endo) rahim (metrium) , bertumbuh di tempat lain seperti pada lapisan otot rahim, luar rahim, saluran telur, ovarium, usus, kulit, bahkan otak wanita tersebut. Jaringan yang terletak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://astaqauliyah.com/2007/05/wanita-dan-endometriosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Testosteron Membuat Hidup Lebih Hidup</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2007/02/testosteron-membuat-hidup-lebih-hidup/</link>
		<comments>http://astaqauliyah.com/2007/02/testosteron-membuat-hidup-lebih-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2007 14:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asta Qauliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Seks]]></category>
		<category><![CDATA[Testosteron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/2008/02/21/testosteron-membuat-hidup-lebih-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Testosteron sangat penting fungsinya bagi pria. Prof Dr dr Wimpie Pangkahila SpAnd FAACS, spesialis andrologi dan seksologi dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana, Denpasar, Bali mengatakan: &#8221;Pada masa dewasa, testosteron berfungsi mempertahankan kejantanan, fungsi seksual, dan fungsi anabolik bagi kehidupan&#8221;. Selain itu, Dr. Elizabeth Barret-Connor, peneliti utama dan profesor Family and Preventive menjelaskan, studi ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://astaqauliyah.com/2007/02/testosteron-membuat-hidup-lebih-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NUKLIR DI BIDANG KESEHATAN DAN KEDOKTERAN</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2005/05/nuklir-di-bidang-kesehatan-dan-kedokteran/</link>
		<comments>http://astaqauliyah.com/2005/05/nuklir-di-bidang-kesehatan-dan-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2005 08:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asta Qauliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu kedokteran nuklir]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran nuklir]]></category>
		<category><![CDATA[nuklir kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi nuklir kedokteran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[<p>Abad 20 ditandai dengan perkembangan yang menakjubkan di bidang ilmu dan pengetahuan (iptek), termasuk iptek kedokteran dan kesehatan, sehingga memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam diagnosis dan terapi berbagai penyakit.
Penggunaan isotop radioaktif dalam bidang kedokteran telah dimulai tahun 1901 oleh Henri Danlos yang menggunakan Radium untuk pengobatan penyakit Tuberculosis pada kulit. Tetapi yang dianggap Bapak Ilmu Kedokteran Nuklir adalah George C de Havessy. Dialah yang <a href='http://astaqauliyah.com/2005/05/nuklir-di-bidang-kesehatan-dan-kedokteran/' rel="nofollow">      Baca Selengkapnya!</a></p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://astaqauliyah.com/2005/05/nuklir-di-bidang-kesehatan-dan-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

