We Need More English Writers! Join With Us Now and Earn Money by Writing Articles. Click Here!!
Powered by MaxBlogPress 

ASTAQAULIYAH.COM

Daily Journals, Medical Information, Blog Advertising and More

Archive for the ‘Tips Sehat’


Antioksidan Cegah Dampak Buruk Formalin

Baru-baru ini masyarakat kita diramaikan dengan isu beredarnya makanan yang dicampur dengan bahan pengawet berbahaya, yaitu formalin. Formalin sangat berbahaya dan tidak boleh digunakan sebagai pengawet makanan karena mengakibatkan dampak yang buruk bagi manusia.

Sejumlah gangguan kesehatan muncul, mulai dari iritasi kulit, kebutaan, gangguan syaraf, sesak napas, radang paru-paru, kerusakan ginjal & hati, sampai terjadi kerusakan organ reproduksi.

Selain dari makanan, yang tidak kalah berbahaya dan perlu diwaspadai adalah formalin yang terdapat dalam peralatan makan terbuat dari plastik melamin (formaldehyde).

Formalin dalam melamin jika digunakan untuk menampung makanan panas akan mudah terlepas dan bereaksi dengan makanan tetapi jika digunakan untuk menampung makanan yang dingin tidak akan bereaksi apa-apa (aman).

Untuk mengantisipasi dampak membahayakan dari bahan-bahan tersebut, disarankan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengkonsumsi makanan dengan antioksidan tinggi dan terapkan pola makan seimbang.

Selain itu dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih dan susu (formalin mudah menguap dan larut dalam air), lakukan perendaman dan pencucian dengan air bersih pada bahan makanan yang dikuatirkan mengandung formalin agar kandungannya berkurang.

Produk kesehatan NASA memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu mengantisipasi dampak buruk dari bahan-bahan berbahaya tersebut. Konsumsi Natural Lecithin, Natural Asam Amino Evolution, Natural Chlorophyllin, Natural Royal Jelly, Natural Royal Honey dan Natural Hwang Tea secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta memberikan perlindungan antioksidan.

Mari nyatakan perang terhadap bahan tambahan pangan berbahaya (pengawet, pewarna, pemanis, dll.).

Sumber : Buletin Natural, PT. Natural Nusantara, Ed. 15/Januari/2006

Anda punya Blog atau Website yang sudah Page Rank 4 atau lebih? Saatnya mendapat penghasilan $$ tambahan dengan bergabung di Text Link Ads. Daftar dibawah ini :


Popularity: 1% [?]

Air Putih Baik Bagi Kesehatan Jantung

Ingin turunkan resiko sakit jantung? Minum saja air putih. Mungkin ungkapan tersebut terbilang sangat sederhana, tapi begitulah hasil studi yang dilakukan para peneliti dari Loma Linda University di California.

Riset tersebut mengemukakan orang yang minum minimal lima gelas air perhari lebih jarang meninggal dunia akibat serangan jantung dibandingkan yang minum air kurang dari dua gelas setiap harinya.

Sebaliknya orang yang mengkonsumsi minuman selain air putih beresiko meninggal akibat serangan jantung dibandingkan yang minum lebih sedikit.

Analisi ini didasarkan pada studi yang melibatkan 8.280 pria dan 12.017 wanita dengan kisaran usia 38 tahun. Studi selama enam tahun yang dipimpin oleh Jacqueline Chan, DrPH bersama rekannya Synnove Knutsen, MD, PhD, ini mencatat kejadian dan perkembangan penyakit jantung koroner. Dari jumlah tersebut 246 responden meninggal akibat sakit jantung.

Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology ini menyebutkan risiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas perhari berkurang sampai 41 persen. Sementara pada pria risiko kondisi yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung.

Menurut Chan air yang diminum akan diserap masuk ke dalam aliran darah, hal ini bisa menurunkan ketebalan pembuluh darah, jadi resiko terkena serangan jantung yang dipicu bekuan darah pun akan berkurang.

Sebaliknya minuman lain akan mempertebal pembuluh darah, pasalnya setelah dicerna bahan ini akan mengandung konsentrasi yang sama dengan darah.

Berbeda halnya dengan aspirin dan alkohol yang bisa menurunkan risiko serangan jantung tapi disertai problem kesehatan lain, sementara air tergolong murah, mudah diperoleh dan tak membahayakan.

Popularity: 1% [?]

Berapa Banyak Air yang Harus Kita Minum Setiap Harinya?

Air sangat penting untuk kesehatan, dan tiap individu membutuhkan dalam jumlah yang berbeda. Panduan ini dapat membantu memastikan bahwa Anda telah mencukupi asupan air yang dibutuhkan.

Berapa banyak air yang diminum setiap hari? Sebuah pertanyaan mudah dengan jawaban yang sulit. Studi telah menghasilkan berbagai rekomendasi selama beberapa tahun belakangan ini, tetapi sebenarnya, kebutuhan air tiap orang sangat berbeda tergantung dari banyak faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif dan dimana Anda tinggal.

Meskipun tak ada satu konsep yang cocok untuk semua orang, tau lebih jauh tentang ketubuhan air dari tubuh kita sangat membantu untuk mengira-ira berapa banyak air yang perlu diminum tiap harinya.

Keuntungan air bagi kesehatan

Air merupakan komponen utama dari tubuh, rata-rata tiap orang memiliki 60% air dari berat tubuhnya. Semua sistem didalam tubuh tergantung oleh air. Sebagai contoh, air akan membilas racun dari organ vital, membawa nutrisi ke sel tubuh dan menghasilkan kelembapan bagi jaringan telinga, hidung dan tenggorokan.

Kurangnya air dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, yaitu keadaan yang timbul karena tubuh kekurangan air sehingga tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

Berapa banyak air yang dibutuhkan?

Setiap saat Anda akan kehilangan air melalui pernafasan, keringat, urin dan pergerakan usus. Agar tubuh berfungsi normal, maka air yang hilang harus digantikan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung air.

Dua pendekatan untuk kebutuhan air rata-rata pada orang dewasa:

Pendekatan pengganti. Rata-rata keluaran urin orang dewasa 1,5 L sehari. Air juga dapt keluar melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Makanan biasanya menyumbangkan 20% dari jumlah total yang diperlukan, jadi bila mengkonsumsi 2 L air atau minuman lainnya dalam sehari (kurang lebih 8 gelas), maka cairan yang hilang akan tergantikan.

Rekomendasi harian. Institute of Medicine menyarankan pria untuk mengkonsumsi 3 L (13 gelas) dan perempuan mengkonsumsi 2,2 L(9 gelas) dari total minuman dalam sehari.

Cara lain untuk mengetahui bahwa anda telah minum dalam jumlah yang cukup adalah bila anda jarang merasa haus dan memproduksi satu hingga dua liter urin yang tidak berwarna atau agak kuning.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan air

Banyaknya keperluan air yang dibutuhkan tubuh tergantung dari keaktifan, cuaca, kesehatan, dan bila hamil atau menyusui.

1. Olah raga. Semakin banyak berolahraga, maka akan semakin banyak air yang dibutuhkan tubuh. Tambahan 1-2 gelas air, biasanya cukup untuk olahraga yang singkat, tetapi bila olahraga lama maka perlu jumlah tambahan. Berapa banyak cairan tambahan yang dibutuhkan tergantung dari banyaknya keringat selama olah raga, biasanya 2-3 gelas dalam sejam sudah cukup, kecuali udara sangat panas. Lebih baik bila menggantikan air dengan cairan elektrolit sehingga elektrolit tubuh yang hilang (natrium) bersama keringat dapat tergantikan.

2. Lingkungan.Udara yang panas dan lembab dapat membuat berkeringat sehingga membutuhkan tambahan air. Udara dalam ruangan yang panas juga dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya. Ketinggian lebih dari 2500 meter (8200 kaki) dapat menyebabkan peningkatan urinasi dan bernafas menjadi lebih cepat, sehingga lebih banyak cairan yang terbuang.

3. Keadaan kesehatan dan Penyakit. Tanda penyakit seperti demam, muntah dan diare, dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Bila terjadi, maka Anda harus minum air lebih banyak dan lebih baik bila dapat menggantikan elektrolit yang keluar juga. Kondisi tertentu seperti infeksi kandung kemih serta adanya batu di saluran kemih juga membutuhkan cairan lebih banyak. Kondisi lainnya seperti kelainan jantung dan beberapa tipe penyakit ginjal, hati atau penyakit adrenal dapat mengganggu ekskresi air oleh sebab itu asupan air perlu dibatasi.

4. Hamil dan menyusui. Wanita yang sedang hamil atau menyusui membutuhkan cairan untuk tetap terhidrasi. Sejumlah besar cairan hilang saat menyusui. Institute of Medicine merekomendasikan pada wanita hamil untuk minum 2,4 liter (10 gelas) air sedangkan bila menyusui disarankan untuk minum 3,0 liter air (12,5 gelas) setiap harinya.

Dehidrasi dan Komplikasi

Kurangnya asupan air yang dibutuhkan tubuh dapat menyebqabkan dehidrasi. Dehidarasi sedang (hilangnya 1-2% dari berat badan) dapat menurunkan energi dan membuat lelah. Penyebab umum yang dapat menimbulkan dehidrasi adalah aktifitas yang banyak, keringat yang berlebih, muntah dan diare.

Tanda dan gejala dari dehidrasi termasuk:

Rasa haus

Lelah

Sakit kepala

Mulut kering

Tidak atau kurang urinasi

Lemah otot

Pusing

Kepala terasa ringan

Dehidrasi sedang jarang menimbulkan komplikasi selama cairan yang hilang cepat digantikan. Kasus lainnya dapat mengancam jiwa, terutama pada individu yang masih sangat muda atau sudah tua. Pada keadaan yang gawat, cairan atau elektrolit dapat diberikan secara intravena.

Tidak baik untuk menjadikan rasa haus sebagai indikator untuk minum. Saat terasa haus, kemungkinan telah terjadi dehiddrasi. Lebih jauh lagi, saat usia bertambah, maka tubuh akan lebih tidak sensitif terhadap tanda dehidrasi. Rasa haus yang berlebihan serta bertambahnya urinasi dapat menjadi tanda kondisi medis yang serius oleh sebab itu bicarakan lebih lanjut dengan dokter.

Untuk memastikan bahwa kebutuhan air tubuh telah terpenuhi, maka perlu dipertimbangkan langkah berikut:

Minum segelas air saat makan dan antara waktu makan.

Minum sebelum, selama dan setelah olah raga.

Ganti minuman beralkohol

Bila anda minum air dari botol, pastikan bahwa botol selalu bersih dan ganti botol lebih sering. Gunakan botol yang memang dibuat untuk digunakan lagi.

Meski tidak umum, sangat mungkin untuk minum terlalu banyak. Bila ginjal tidak mampu mengekskresikan kelebihan air, mineral dalam darah menjadi terencerkan, sehingga menghasilkan suatu kondisi yang disebut hiponatremia (rendahnya kadar natrium dalam darah). Atlet yang perlu ketahanan, seperti atlit marathon yang mengkonsumsi sejumlah besar air beresiko besar terkena hiponatremia.

Popularity: 1% [?]

6 Motivasi Menurunkan Berat Badan

Mencapai berat badan ideal dan mempertahankannya tentu butuh komitmen dan dukungan.

Motivasi apa saja yang dapat mendorong Anda untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya ?

1. Meningkatkan kebugaran tubuh.

Bila ingin panjang umur dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik, Anda perlu mempertahankan kebugaran tubuh. Jangan lupa, berat badan ideal juga membantu menurunkan tingkat risiko mengidap penyakit tertentu seperti diabetes, jantung, atau kanker.

2. Baju tahan lama.

Penampilan yang enak dipandang akan membuat Anda lebih percaya diri. Dapat memakai kembali pakaian lama Anda bisa dijadikan motivasi untuk menurunkan berat badan. Meski motivasi ini bukan alasan satu-satunya, tetapi membayangkan senangnya dapat memakai kembali pakaian lama akan memberi Anda motivasi lebih.

3. Enak dipandang.

Anda tentu ingin selalu berpenampilan baik dan enak dipandang mata. Alasan ini seringkali menjadi motivasi yang kuat bagi sebagian orang. Namun, Anda perlu menetapkan tujuan yang realistis. Misalnya, bila ingin berat badan seperti saat berusia 20-an, bersiap-siaplah kecewa. Nah, rasa kecewa ini dapat menurunkan semangat dan Anda akan tergoda tidak melanjutkan program penurunan berat badan. Tidak perlu terburu-buru mencapai berat badan ideal. Hargai sekecil apa pun perubahan yang Anda capai.

4. Nyaman dengan diri sendiri.

Menurunkan berat badan dapat membuat Anda merasa lebih baik dalam banyak hal. Tentu saja, secara fisik Anda akan merasa segar dan bugar. Perubahan fisik ini akan membawa kepuasan tersendiri. Secara mental, Anda pun akan merasa lebih baik karena Anda tengah menanam investasi dalam hal memperbaiki kualitas hidup yang akan Anda petik manfaatnya di masa depan. Berat badan yang proporsional juga akan membuat Anda merasa nyaman dengan diri sendiri.

5. Mengurangi risiko penyakit tertentu.

Kelebihan berat badan dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Kadar kolesterol dan tekanan darah biasanya meningkat bagi mereka yang kelebihan berat badan. Selain meningkatkan risiko terkena diabetes atau kanker, kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Bila Anda ingin mengurangi risiko ini, menurunkan berat badan dapat menjadi solusinya.

6. Tekanan dari luar.

Tekanan untuk menurunkan berat badan biasanya datang dari keluarga, teman, dokter atau rekan kerja. Namun ingat, program penurunan berat badan yang Anda lakukan adalah demi mencapai target yang ingin Anda capai, bukan karena paksaan dari orang lain. Anda sendirilah yang dapat mencapai target ini dan Anda jugalah yang akan merasakan manfaatnya. (Tabloid Nova)

Popularity: 1% [?]


Komentar Terakhir

  • masadrians: makasih tipsnya… :)
  • medusa pic hentai: hentai pic medusa hentai pic medusa
  • gat3: eah,. bingung mau cari koneksi internet, yg bener2 bikin hati puas, qw...
  • dragorcv: zzzzzzzzzzzzzzzzzz
  • ganes: bagus tipsnya, sepakat banget
  • Ecko: Setelah tahu ini paid review jadi males deh berkunjung. Hehehe…...
  • anca: Komplit deh tugas yg mesti dibenahi menkes!
  • fornetti: I do not believe this

ProjectWonderful Ads



You Can Add Your Link Here. Contact Us!