Aku bisa mengerti dan dapat merasakan apa yang saat ini engkau rasakan. Kalau dipikir-pikir, aku memang lancang, bahkan tidak salah kalau engkau cap : “kurang ajar”. Aku tidak menuntut apapun padamu, tidak perlu ada jawaban terhadap apa yang telah aku ungkapkan, pun tidaklah bijaksana untuk disikapi sedemikian rupa. Aku hanya ingin agar engkau dapat mengerti bahwa aku pernah mencintaimu, dan akan selalu mencintaimu sepanjang masa, andai pun ku tak pernah sempat memilikimu seutuhnya.
Aku Baca Selengkapnya!
Kategori: Refleksi
Untuk Seseorang:
02 Mei 2005, Tepat saat akan diperingatinya Hari Pendidikan Nasional,Aku rasa-rasanya telah :Jatuh cintaKepadamu, dinda!
Baca Selengkapnya!
Kategori: Refleksi
Alhamdulillah..iseng2 sore ini karena kepenatan dan sedikit niat buka mail, aku coba create blogspot…yah kayak gini.. Thanx atas semua pihak yang sudah memberi info bermanfaat tentang blog, semoga ini bukan hanya jadi yang pertama sekaligus terakhir ku… Salam manis dan salam kenal buat semua yang ngebacain neh blog.. Maklum baru …WassalamAsta Qauliyah
Baca Selengkapnya!
Kategori: Aktivitas, Refleksi
“Seburuk-buruk pencuri adalah orang yang mencuri akan shalatnya. Mendengar perkataan ini, orang banyak bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana orang mencuri shalatnya itu? Berkata Rasulullah: Yaitu tidak ia sempurnakan ruku’nya dan sujudnya.” (HR Ahmad dan Tirmidzi dari Abu Qatadah)
Sebagaimana diriwayatkan dalam kitab Muwaththa’ Imam Malik, dalam suatu kesempatan Rasulullah bersabda, “Apa yang kalian lihat tentang peminum, pencuri dan pezina?” Para sahabat Baca Selengkapnya!
Kategori: Refleksi