Postingan ini adalah kiriman email dari seorang kawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap realitas masyarakat kita saat ini. Namanya Dewanti K, seorang yang berdasarkan kesimpulan saya sedang bekerja sebagai karyawan dan memiliki kegiatan part time di Yayasan Sahabat Peduli (YSP). Berikut ini adalah isi email yang dikirimkannya untuk saya dengan harapan mendapatkan respon dan dukungan dari semua pihak.
Sebelumnya, anak-anak dhuafa, yatim piatu dan anak jalanan selalu punya dan masih memelihara mimpi mereka untuk tetap bersekolah. Berseragam layaknya anak-anak lain yang sangat beruntung, menikmati hari-hari sambil bermain dengan teman-teman di sekolah, asik dan sibuk dengan buku-buku pelajaran, menghiasi malam dengan belajar atau mengerjakan tugas dari guru. Di waktu-waktu tertentu, ikut berdebar menghadapi serangkaian ujian dan di akhir tahun pelajaran dada berdegub menunggu kenaikan kelas.
Tak berapa lama, mereka harus menyubit lengan mereka sendiri, menepuk-nepuk pipi kanan dan kiri hingga mereka benar-benar yakin bahwa mereka tak lagi sedang bermimpi untuk kemudian menghadapi kehidupan nyata mereka. Di saat anak-anak lain berangkat ke sekolah dengan seragamnya, mereka pun berangkat ke jalan raya, pasar, tempat sampah, terminal dan area perumahan untuk mengamen. Ketika anak-anak lain mencangklong tas sekolah, mereka memanggul beras di pasar, menenteng karung sampah sementara tangan kanannya menggenggam besi pencukit sampah, menjinjing koran pagi, gitar atau kecrekan untuk alat mengamen.
Saat anak-anak lain khidmat menerima pelajaran dari guru di sekolah, mereka mengais sampah mencari barang bekas yang masih mungkin dijual, menghampiri satu persatu mobil di traffick light berharap receh, naik turun bis dan menyanyikan lagu-lagu khas pengamen, dan menjajakan koran. Bel berbunyi pertanda jam istirahat sekolah, anak-anak berseragam pun berhamburan menyerbu kantin, menikmati beraneka makanan yang lezat. Continue Reading



Asta Qauliyah aka Asri Tadda adalah seorang blogger lelaki yang aktif berkecimpung di dunia 


6 Komentar Terakhir