Milad Rasul dan Kita, Ummat Islam


31 Maret kemarin bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, karena bersamaan dengan jatuhnya tanggal 12 Rabiul Awwal 1428 H. Saya menulis beberapa bait dalam hidup, barangkali tidak ada salahnya berbagi dengan semua pengunjung setia blog ini.

Pada cercah cahya matari pagi ini,
ada sebersit kerinduan tentang sketsa kedamaian, kebahagiaan dan ketenangan. Entah, sudah berapa kali ini selalu hadir menghias diri. Kepadamu, yang telah menghias zaman, memberinya cahaya untuk dipijaki ummat, Rasulku, yang selalu kukagumi meski tak jua kubisa bersuanya langsung; kumunajatkan segala makna untuk meneruskan amanahmu….Meretas kedamaian, mengeratkan silaturrahmi tanpa membeda-bedakan manusiaNya, makhlukNya dan segala yang ada di muka bumi. Dengan tak bermaksud membebanimu lagi dengan sejumlah harapan, perkenankan jiwa ini; semangat ini; asa ini menyambangimu dengan hariba : Beri kami kekuatan menjadi penerus suri tauladanmu, wahai Rasulku.
Semoga ummat manusia menemui relung kemanusiaannya kembali, tanpa lagi harus terjejali dengan kesesatan-kesesatan seperti selama ini. Selamat Milad.


“Allahumma Salli Ala Sayyidina Muhammad Wa ‘ala Aalihi Wa asyhaabihi Aj’ma’in”

Kategori Refleksi :: Kata Kunci: , , ,2 Komentar

Populer Bulan Ini