Hari ini saya mendapat informasi yang cukup mengejutkan. Betapa tidak, pemberian vaksin Hepatitis C sebagai salah satu imunisasi dasar yang diwajibkan untuk bayi baru lahir selama ini ternyata menyisakan dampak buruk yang sangat mengerikan. Adalah Dr. Joseph Mercola yang mengungkapkan fakta ini melalui sebuah artikel di situsnya.
Mercola merilis hasil studi terbaru yang dilakukan oleh National Health Interview Survey (NHIS) di Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa pemberian vaksin Hepatitis B kepada bayi laki-laki yang baru lahir beresiko tiga kali lebih besar membuat si bayi terserang penyakit ASD (autism spectrum disorder).
NHIS melakukan serangkaian penelitian dan survey selama tahun 1997 hingga 2002. Ini adalah fakta yang sangat mengerikan mengingat hampir semua bayi di negeri ini diberikan vaksin Hepatitis B di Puskesmas atau di Posyandu.
Hasil study NHIS ini dikuatkan oleh beberapa penelitian lainnya yang juga menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda. Namun, beberapa penelitian lainnya masih menunjukkan hasil yang belum meyakinkan akan kesimpulan ini.
Nah, bagaimana kita menyikapinya?
ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
- Cegah Hipertensi dengan Pola Makan
Perubahan pola makan menjurus ke sajian siap santap yang mengandung lemak, protein, dan garam tinggi tapi rendah serat pangan (dietary fiber), membawa konsekuensi terhadap berkembangnya penyakit degen... - Cara Menghilangkan NavBar (Navigation Bar) di Blogger Beta
Jika sering melakukan blogwalking, Anda akan menjumpai beberapa perbedaan antara satu blog dengan blog lainnya. Diantaranya adalah ada tidaknya NavBar (Navigation Bar) pada blog tersebut. Apa itu Navi... - Bangkit Itu…
Habis menginstall Gmail Notifier (software dari Google Mail untuk memudahkan kita mengetahui adanya email yang masuk tanpa harus membuka browser), saya jadi mau memposting sesuatu. Oh ya, Anda sering ... - Merawat Jerawat
Jerawat adalah kondisi yang wajar di masa remaja. Ketika anak memasuki masa pubertas, kelenjar pituitary nya mulai aktif dan mengeluarkan sejumlah hormon. Perubahan hormonal tersebut merangsang kelenj... - KISAH : Mamasa Dalam Belitan Pegunungan
Gelombang kedua Bakti Sosial Kesehatan yang digelar Bosowa Group di wilayah Sulawesi Barat mengambil lokasi di Majene hingga ke Mamasa, mulai tanggal 27-29 Mei 2006. Tim MODIS yang tidak berubah perso...
Kata Kunci: ASD, Autism, autism spectrum disorder, Imunisasi Balita, imunisasi dasar, Jadwal Imunisasi, Joseph Mercola, National Health Interview Survey, Paket Imunisasi, Vaksin Balita, Vaksin Bayi, vaksin Hepatitis C, Vaksinasi Hepatitis, Vaksinasi Hepatitis B, imunisasi-hepatitis-b-pada-bayi, imunisasi-bayi-baru-lahir, imunisasi hepatitis b pada bayi, vaksin hepatitis b pada bayi, imunisasi hepatitis b, vaksin-hepatitis-b-pada-bayi, hepatitis-pada-bayi, bayi-baru-lahir, vaksin-pada-bayi, vaksin pada bayi, imunisasi-hepatitis-B, imunisasi bayi baru lahir, Bayi baru lahir, pengertian bayi baru lahir, imunisasi-hepatitis-pada-bayi
Pak Dokter … gimana dengan Indonesia? apa sudah ada rekomendasi dari IDI atau Depkes ttg hal ini…tx infonya
[Reply]
saya tidak kaget jika imunisasi berdampak buruk bagi kesehatan bayi, karena imunisasi adalah virus yang dilemahkan. ya secara akal sehat sudah tentu akan ada dampaknya namanya aja virus.. saya ibu rumah tangga dengan 3 orang anak 1 meninggal sejak lahir. kedua anak saya tidak saya imunisasi, karna saya yakin ditubuh manusia sudah diberi daya tolak yang bagus jika asupan gizi dan asupan ketenagaan ilahiyah sejak lahir dengan dibacakan ayat-ayat Al-quran..kita ketahui virus suka hidup ditempat kotor, maka kita juga harus melindungi lingkungan qt untuk tetap bersih..anak saya juga pernah terserang campak dan cacar air..sama dengan anak lainnya yang sudah divaksin cacar JADI APA BEDANYA DI VAKSIN AMA TIDAK????? toh anak saya tetap menjadi anak yang sehat dan pintar membaca iqrok diusianya yang masih 6 tahun……
[Reply]
Hendrik reply on March 22nd, 2010:
Imunisasi merupakan proses pemberian kekebalan pada tubuh manusia yang diberikan sejak dini sebelum manusia tersebut banyak terpajan dg lingkungan,,,
menurut saya mmang benar tiap orang yg dlahirkan dberikan atau memiliki tingkat kekebalan yang berbeda-beda tidak bisa disamakan kasusnya oleh semua.
pemberian virus yang dlemahkan berperan sebagai antigen sehingga memancing antibodi ddalam tubuh qta bereaksi atau minimal telah mengenali antigen tersebut sehingga suatu hari nanti apabila terulang kembali tubuh dengan sistem imunitas dapat mengatasi antigen tadi dengan jauh lebih baik dibandingkan belum pernah mengenalinya,,, sehingga bukan sesuatu yang mutlak ketika seseorang sudah di imunisasi tidak akan terkena penyakit tersebut tapi tubuh akan merespon lebih baik dan akan mengurangi resiko komplikasi yang terjadi,,,
bahkan WHO sebagai badan kesehatan dunia merekomendasikan telah lama bahkan mewajibkan pada beberapa negara berkembang sepeti d Indonesia untuk untuk melakukan imunsisai dasar (polio, BCG, DPT, HBV, Campak)
[Reply]
Anak sy paha kiri’a jd bngkak stlh disuntik hepatitis pd saat usia 2hr, sy jd bingung apakah berbahaya atau tdk. Sy sdh k0nsultasikn ke d0ktr anak dan sdh diberi obat berupa gel dan cream, tp sdh 3hr tidak kunjung membaik.
[Reply]