<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bebaskan Ibu Prita Mulyasari!</title>
	<atom:link href="http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/</link>
	<description>Astaqauliyah.com Offering Blog Advertising Tutorials, Make Money Blogging Tips, Personal Opinion, Medical Information and More</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 00:54:47 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Nikki Sixx</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-5740</link>
		<dc:creator>Nikki Sixx</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 21:32:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-5740</guid>
		<description>Itulah fenomena di Indonesia, klo orang menggunakan atribut Islam, pasti mudah menarik simpati. Prita jadi terkesan alim, keibuan, lemah lembut, dsb. Jujur saja, Omni itu rumah sakit orang kaya, bukan RS orang miskin. Tentu saja Prita orang kaya krn berobat di sana. Sebagai org kaya seharusnya Prita tdk perlu mendapat bantuan uang dari masyarakat krn dng menjual harta kekayaannya saja dia sudah lebih dari cukup utk membayar denda.

Prita juga di dukung situasi yg seperti di kebanyakan sinetron Indonesia yg mana ada pihak lemah yg di zolimi oleh pihak yg kuat dlm hal ini RS Omni. Sekarang Prita sedang merenovasi rumahnya dengan duid hasil sumbangan masyarakat. Prita skrg kaya raya krn mengantongi uang sebesar 600juta di rekeningnya. Prita pun skrg enggan di wawancarai wartawan. Pernah sekali saya lihat di sebuah stasiun TV swasta waktu Prita di tanya masalah duid dia seolah sibuk ngeladeni anaknya yg masih kecil2 itu, berbeda ketika dia masih dlm perkara pengadilan yg mana Prita selalu bebas berbicara dng wartawan tanpa di ganggu anak2nya.

Dari dulu saya sdh tdk simpati dng kasus Prita krn sebenarnya ada banyak kasus lain di negeri ini yg lebih membutuhkan &quot;KOIN&quot; di banding seorang Prita Mulya Sari.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah fenomena di Indonesia, klo orang menggunakan atribut Islam, pasti mudah menarik simpati. Prita jadi terkesan alim, keibuan, lemah lembut, dsb. Jujur saja, Omni itu rumah sakit orang kaya, bukan RS orang miskin. Tentu saja Prita orang kaya krn berobat di sana. Sebagai org kaya seharusnya Prita tdk perlu mendapat bantuan uang dari masyarakat krn dng menjual harta kekayaannya saja dia sudah lebih dari cukup utk membayar denda.</p>
<p>Prita juga di dukung situasi yg seperti di kebanyakan sinetron Indonesia yg mana ada pihak lemah yg di zolimi oleh pihak yg kuat dlm hal ini RS Omni. Sekarang Prita sedang merenovasi rumahnya dengan duid hasil sumbangan masyarakat. Prita skrg kaya raya krn mengantongi uang sebesar 600juta di rekeningnya. Prita pun skrg enggan di wawancarai wartawan. Pernah sekali saya lihat di sebuah stasiun TV swasta waktu Prita di tanya masalah duid dia seolah sibuk ngeladeni anaknya yg masih kecil2 itu, berbeda ketika dia masih dlm perkara pengadilan yg mana Prita selalu bebas berbicara dng wartawan tanpa di ganggu anak2nya.</p>
<p>Dari dulu saya sdh tdk simpati dng kasus Prita krn sebenarnya ada banyak kasus lain di negeri ini yg lebih membutuhkan &#8220;KOIN&#8221; di banding seorang Prita Mulya Sari.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmed</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-5036</link>
		<dc:creator>ahmed</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 17:11:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-5036</guid>
		<description>Kalian itu semua tidak mengerti ada intrik dibelakang Prita tidakMulya sari :
1. Prita Mulyasari(PM) sebagai seorang pasien sudah mendapatkan informasi hingga pihak rumah sakit mendatangi rumahnya memberikan semua yang ingin di ketahuinya, intinya RS ingin berdamai, namun di jawab tantangan ke meja hijau. 
2. Terdapat orang2 yang bermain di belakang PM mereka adalah pihak RS asing Singapura dan Malay. Job Desk : Mendiskreditkan RS Lokal Tanah Air sehingga orang kaya indonesia berobat ke Malay dan Singapur
3. PM adalah perempuan tidak berjilbab, awal datang ke RS pake tengtop.. Udah kejeblos penjara pasang jilbab biar dapat dukungan dari kaum muslim ... Penipu !!!
4. Akibat ulahnya :  kepercayaan thd RS lokal menurun drastis, dr. yang merawat kasihan gak dapat kepercayaan pasiennya lagi padahal dia punya tanggung jawab dirumah anak dan istrinya... BIADAB si tanktop Dajjal
5. Hei redaksi U harus tau yang minta soalan ke ranah hukum itu Prita bukan pihak RS
6. Ini bukan preseden buruk dan Pembunuhan kebebasan seperti kau bilang.. Jelas2 PM menuliskan nama orang bukan singkatan dan menjelek2kan di media internet sampai2 orang RS tahu hal tsb,
7. ada juga komentar bayar RS.. Masalah2 pembayaran RS sudah hal yang umum,  kalo emang gak mampu bilang aj nanti juga di rujuk ke tempat yang ada gakin sktm dan jaminan sosial lainnya.. Jangan ke tempat Swasta itu emang buat yang berduit, salah sendiri kenapa gak ke RSCM, persahabatan Fatma dll dll.. dilayani dengan baik kok bahkan ada yang 8 kali operasi gak bayar sm skl ditanggung negara.. Hidup pak SBY.
7. Apapun agama dan asal kita,, kita harus tahu dan bisa memilih mana yang benar. orang2 kayak PM ini bak Dajjal menyedot perhatian publik padahal semua keliru.. semoga  kita semua terlindung dari tipu muslihat Dajjal dan pengikutnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian itu semua tidak mengerti ada intrik dibelakang Prita tidakMulya sari :<br />
1. Prita Mulyasari(PM) sebagai seorang pasien sudah mendapatkan informasi hingga pihak rumah sakit mendatangi rumahnya memberikan semua yang ingin di ketahuinya, intinya RS ingin berdamai, namun di jawab tantangan ke meja hijau.<br />
2. Terdapat orang2 yang bermain di belakang PM mereka adalah pihak RS asing Singapura dan Malay. Job Desk : Mendiskreditkan RS Lokal Tanah Air sehingga orang kaya indonesia berobat ke Malay dan Singapur<br />
3. PM adalah perempuan tidak berjilbab, awal datang ke RS pake tengtop.. Udah kejeblos penjara pasang jilbab biar dapat dukungan dari kaum muslim &#8230; Penipu !!!<br />
4. Akibat ulahnya :  kepercayaan thd RS lokal menurun drastis, dr. yang merawat kasihan gak dapat kepercayaan pasiennya lagi padahal dia punya tanggung jawab dirumah anak dan istrinya&#8230; BIADAB si tanktop Dajjal<br />
5. Hei redaksi U harus tau yang minta soalan ke ranah hukum itu Prita bukan pihak RS<br />
6. Ini bukan preseden buruk dan Pembunuhan kebebasan seperti kau bilang.. Jelas2 PM menuliskan nama orang bukan singkatan dan menjelek2kan di media internet sampai2 orang RS tahu hal tsb,<br />
7. ada juga komentar bayar RS.. Masalah2 pembayaran RS sudah hal yang umum,  kalo emang gak mampu bilang aj nanti juga di rujuk ke tempat yang ada gakin sktm dan jaminan sosial lainnya.. Jangan ke tempat Swasta itu emang buat yang berduit, salah sendiri kenapa gak ke RSCM, persahabatan Fatma dll dll.. dilayani dengan baik kok bahkan ada yang 8 kali operasi gak bayar sm skl ditanggung negara.. Hidup pak SBY.<br />
7. Apapun agama dan asal kita,, kita harus tahu dan bisa memilih mana yang benar. orang2 kayak PM ini bak Dajjal menyedot perhatian publik padahal semua keliru.. semoga  kita semua terlindung dari tipu muslihat Dajjal dan pengikutnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmed</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-8492</link>
		<dc:creator>ahmed</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 17:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-8492</guid>
		<description>Kalian itu semua tidak mengerti ada intrik dibelakang Prita tidakMulya sari :
1. Prita Mulyasari(PM) sebagai seorang pasien sudah mendapatkan informasi hingga pihak rumah sakit mendatangi rumahnya memberikan semua yang ingin di ketahuinya, intinya RS ingin berdamai, namun di jawab tantangan ke meja hijau. 
2. Terdapat orang2 yang bermain di belakang PM mereka adalah pihak RS asing Singapura dan Malay. Job Desk : Mendiskreditkan RS Lokal Tanah Air sehingga orang kaya indonesia berobat ke Malay dan Singapur
3. PM adalah perempuan tidak berjilbab, awal datang ke RS pake tengtop.. Udah kejeblos penjara pasang jilbab biar dapat dukungan dari kaum muslim ... Penipu !!!
4. Akibat ulahnya :  kepercayaan thd RS lokal menurun drastis, dr. yang merawat kasihan gak dapat kepercayaan pasiennya lagi padahal dia punya tanggung jawab dirumah anak dan istrinya... BIADAB si tanktop Dajjal
5. Hei redaksi U harus tau yang minta soalan ke ranah hukum itu Prita bukan pihak RS
6. Ini bukan preseden buruk dan Pembunuhan kebebasan seperti kau bilang.. Jelas2 PM menuliskan nama orang bukan singkatan dan menjelek2kan di media internet sampai2 orang RS tahu hal tsb,
7. ada juga komentar bayar RS.. Masalah2 pembayaran RS sudah hal yang umum,  kalo emang gak mampu bilang aj nanti juga di rujuk ke tempat yang ada gakin sktm dan jaminan sosial lainnya.. Jangan ke tempat Swasta itu emang buat yang berduit, salah sendiri kenapa gak ke RSCM, persahabatan Fatma dll dll.. dilayani dengan baik kok bahkan ada yang 8 kali operasi gak bayar sm skl ditanggung negara.. Hidup pak SBY.
7. Apapun agama dan asal kita,, kita harus tahu dan bisa memilih mana yang benar. orang2 kayak PM ini bak Dajjal menyedot perhatian publik padahal semua keliru.. semoga  kita semua terlindung dari tipu muslihat Dajjal dan pengikutnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian itu semua tidak mengerti ada intrik dibelakang Prita tidakMulya sari :<br />
1. Prita Mulyasari(PM) sebagai seorang pasien sudah mendapatkan informasi hingga pihak rumah sakit mendatangi rumahnya memberikan semua yang ingin di ketahuinya, intinya RS ingin berdamai, namun di jawab tantangan ke meja hijau.<br />
2. Terdapat orang2 yang bermain di belakang PM mereka adalah pihak RS asing Singapura dan Malay. Job Desk : Mendiskreditkan RS Lokal Tanah Air sehingga orang kaya indonesia berobat ke Malay dan Singapur<br />
3. PM adalah perempuan tidak berjilbab, awal datang ke RS pake tengtop.. Udah kejeblos penjara pasang jilbab biar dapat dukungan dari kaum muslim &#8230; Penipu !!!<br />
4. Akibat ulahnya :  kepercayaan thd RS lokal menurun drastis, dr. yang merawat kasihan gak dapat kepercayaan pasiennya lagi padahal dia punya tanggung jawab dirumah anak dan istrinya&#8230; BIADAB si tanktop Dajjal<br />
5. Hei redaksi U harus tau yang minta soalan ke ranah hukum itu Prita bukan pihak RS<br />
6. Ini bukan preseden buruk dan Pembunuhan kebebasan seperti kau bilang.. Jelas2 PM menuliskan nama orang bukan singkatan dan menjelek2kan di media internet sampai2 orang RS tahu hal tsb,<br />
7. ada juga komentar bayar RS.. Masalah2 pembayaran RS sudah hal yang umum,  kalo emang gak mampu bilang aj nanti juga di rujuk ke tempat yang ada gakin sktm dan jaminan sosial lainnya.. Jangan ke tempat Swasta itu emang buat yang berduit, salah sendiri kenapa gak ke RSCM, persahabatan Fatma dll dll.. dilayani dengan baik kok bahkan ada yang 8 kali operasi gak bayar sm skl ditanggung negara.. Hidup pak SBY.<br />
7. Apapun agama dan asal kita,, kita harus tahu dan bisa memilih mana yang benar. orang2 kayak PM ini bak Dajjal menyedot perhatian publik padahal semua keliru.. semoga  kita semua terlindung dari tipu muslihat Dajjal dan pengikutnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: redaksi</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-4804</link>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 13:35:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-4804</guid>
		<description>MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT

Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan... sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya...

itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

.......................................................................................................

Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.

Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.

Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.


Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT</p>
<p>Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan&#8230; sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya&#8230;</p>
<p>itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.</p>
<p>Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.</p>
<p>Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.</p>
<p>Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: redaksi</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-8491</link>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 13:35:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-8491</guid>
		<description>MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT

Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan... sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya...

itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

.......................................................................................................

Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.

Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.

Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.


Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT</p>
<p>Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan&#8230; sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya&#8230;</p>
<p>itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.</p>
<p>Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.</p>
<p>Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.</p>
<p>Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SURTIANI</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-4796</link>
		<dc:creator>SURTIANI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 17:40:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-4796</guid>
		<description>Jangan terlalu cepat berkesimpulan pada kasus ini. salah2 jadi fitnah. tanya dulu komentar OMNI dan dokternya.. kalau semua serba disalahin RS dan dokter.. tutup aja semua RS di indonesia..Masa gak mau bayar...bayar dulu baru tuntut. ingat lho bayar upah sebelum tulang2 menjadi kering. kasihan yang meninggal bung tidak tenang..masih ada hutang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan terlalu cepat berkesimpulan pada kasus ini. salah2 jadi fitnah. tanya dulu komentar OMNI dan dokternya.. kalau semua serba disalahin RS dan dokter.. tutup aja semua RS di indonesia..Masa gak mau bayar&#8230;bayar dulu baru tuntut. ingat lho bayar upah sebelum tulang2 menjadi kering. kasihan yang meninggal bung tidak tenang..masih ada hutang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SURTIANI</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-8490</link>
		<dc:creator>SURTIANI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 17:40:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-8490</guid>
		<description>Jangan terlalu cepat berkesimpulan pada kasus ini. salah2 jadi fitnah. tanya dulu komentar OMNI dan dokternya.. kalau semua serba disalahin RS dan dokter.. tutup aja semua RS di indonesia..Masa gak mau bayar...bayar dulu baru tuntut. ingat lho bayar upah sebelum tulang2 menjadi kering. kasihan yang meninggal bung tidak tenang..masih ada hutang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan terlalu cepat berkesimpulan pada kasus ini. salah2 jadi fitnah. tanya dulu komentar OMNI dan dokternya.. kalau semua serba disalahin RS dan dokter.. tutup aja semua RS di indonesia..Masa gak mau bayar&#8230;bayar dulu baru tuntut. ingat lho bayar upah sebelum tulang2 menjadi kering. kasihan yang meninggal bung tidak tenang..masih ada hutang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SURTIANI</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-4795</link>
		<dc:creator>SURTIANI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 17:32:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-4795</guid>
		<description>sy dulu juga pernah dirawat di OMNI dan segala keluhan ditanggapi dengan baik. rasa2nya semua RS pasti ada aja keluhan namanya juga pelayanan . kok baru skrg yg ribut2.?masyarakat mesti jeli apalagi seorang muslim hrs tdk boleh berprasangka buruk. Prita sudah menerima ganjaran nya didunia  lha sudah ditolong, gak tahu terimakasih malah dokter dimaki2 dgn kata2 binatang. hasil Lab salah itu biasa lho manusia bisa salah apalagi mesin? emang situ TUHAN ? gak ada salah? bukannya Alhamdulillah ternyata bukan demam berdarah malah jd kaya orgil memaki org yang sdh menolong.. yah itu prita dulu dengan tanktopnya..skrg giliran OMNI terima ganjaran.. lha kok main pidana aja...Masyarakat juga jgn mau diarahin wartawan. wartawan itu cuma ingin UU ITE dicabut jd bisa seenaknya nulis macam2. mumpung ada kasus prita .. jd dibesar-besarkan deh ama wartawan..yg bodoh capres dan org2 yang gak bisa melihat dgn jeli.. ini politik bung.. bukan kemanusiaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy dulu juga pernah dirawat di OMNI dan segala keluhan ditanggapi dengan baik. rasa2nya semua RS pasti ada aja keluhan namanya juga pelayanan . kok baru skrg yg ribut2.?masyarakat mesti jeli apalagi seorang muslim hrs tdk boleh berprasangka buruk. Prita sudah menerima ganjaran nya didunia  lha sudah ditolong, gak tahu terimakasih malah dokter dimaki2 dgn kata2 binatang. hasil Lab salah itu biasa lho manusia bisa salah apalagi mesin? emang situ TUHAN ? gak ada salah? bukannya Alhamdulillah ternyata bukan demam berdarah malah jd kaya orgil memaki org yang sdh menolong.. yah itu prita dulu dengan tanktopnya..skrg giliran OMNI terima ganjaran.. lha kok main pidana aja&#8230;Masyarakat juga jgn mau diarahin wartawan. wartawan itu cuma ingin UU ITE dicabut jd bisa seenaknya nulis macam2. mumpung ada kasus prita .. jd dibesar-besarkan deh ama wartawan..yg bodoh capres dan org2 yang gak bisa melihat dgn jeli.. ini politik bung.. bukan kemanusiaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SURTIANI</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-8489</link>
		<dc:creator>SURTIANI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 17:32:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-8489</guid>
		<description>sy dulu juga pernah dirawat di OMNI dan segala keluhan ditanggapi dengan baik. rasa2nya semua RS pasti ada aja keluhan namanya juga pelayanan . kok baru skrg yg ribut2.?masyarakat mesti jeli apalagi seorang muslim hrs tdk boleh berprasangka buruk. Prita sudah menerima ganjaran nya didunia  lha sudah ditolong, gak tahu terimakasih malah dokter dimaki2 dgn kata2 binatang. hasil Lab salah itu biasa lho manusia bisa salah apalagi mesin? emang situ TUHAN ? gak ada salah? bukannya Alhamdulillah ternyata bukan demam berdarah malah jd kaya orgil memaki org yang sdh menolong.. yah itu prita dulu dengan tanktopnya..skrg giliran OMNI terima ganjaran.. lha kok main pidana aja...Masyarakat juga jgn mau diarahin wartawan. wartawan itu cuma ingin UU ITE dicabut jd bisa seenaknya nulis macam2. mumpung ada kasus prita .. jd dibesar-besarkan deh ama wartawan..yg bodoh capres dan org2 yang gak bisa melihat dgn jeli.. ini politik bung.. bukan kemanusiaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy dulu juga pernah dirawat di OMNI dan segala keluhan ditanggapi dengan baik. rasa2nya semua RS pasti ada aja keluhan namanya juga pelayanan . kok baru skrg yg ribut2.?masyarakat mesti jeli apalagi seorang muslim hrs tdk boleh berprasangka buruk. Prita sudah menerima ganjaran nya didunia  lha sudah ditolong, gak tahu terimakasih malah dokter dimaki2 dgn kata2 binatang. hasil Lab salah itu biasa lho manusia bisa salah apalagi mesin? emang situ TUHAN ? gak ada salah? bukannya Alhamdulillah ternyata bukan demam berdarah malah jd kaya orgil memaki org yang sdh menolong.. yah itu prita dulu dengan tanktopnya..skrg giliran OMNI terima ganjaran.. lha kok main pidana aja&#8230;Masyarakat juga jgn mau diarahin wartawan. wartawan itu cuma ingin UU ITE dicabut jd bisa seenaknya nulis macam2. mumpung ada kasus prita .. jd dibesar-besarkan deh ama wartawan..yg bodoh capres dan org2 yang gak bisa melihat dgn jeli.. ini politik bung.. bukan kemanusiaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Affan</title>
		<link>http://astaqauliyah.com/2009/06/bebaskan-ibu-prita-mulyasari/comment-page-1/#comment-4792</link>
		<dc:creator>Affan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 03:40:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astaqauliyah.com/?p=1058#comment-4792</guid>
		<description>Saya dukung ASTAQAULIYAH.COM !!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dukung ASTAQAULIYAH.COM !!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

