
Sebenarnya iseng saja memposting tentang Khajuraho ini. Waktu memproses payment untuk para writers Articles Trade, saya kemudian menemukan sebuah iklan menarik tentang kota bersejarah Khajuraho. Awalnya terdengar sangat asing, tetapi setelah mencari tahu tentang Khajuraho di Wikipedia, akhirnya beberapa informasi penting saya dapatkan.
Khajuraho pernah menjadi ibu kota asli Chandela Rajputs, dinasti Hindu yang menguasai bagian India dari abad ke-10 sampai sekitar abad ke-12. Yang menarik, di Khajuraho terdapat banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang memiliki nilai seni yang tinggi, terutama candi-candi. Salah satunya adalah candi Lakshana. Candi ini dibangun dalam rentang seratus tahun, dari 950 hingga 1050. Lalu apa yang menarik dari Candi ini?
Perhatikan gambar-gambar di bawah ini:

Candi Lakshana, Khajuraho (Photo credit: Airunp/ Wikimedia)

Photo Credit: Aotearoa/Wikimedia

Photo Credit:Aotearoa/Wikimedia

Photo Credit: pasug/Flickr

Photo Credit kuranda/Flickr
Bangunan candi Lakshana memang penuh dengan lukisan bernuansa sexualitas. Menurut informasi yang ada, candi Lakshana sebenarnya dibangun untuk memulikan kedudukan kaum wanita. Bagaimana pendapat anda? Apakah ini bukan pornografi bentuk lain?
Khajuraho – Ini Bukan Pornografi?
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
- Dari Indosat Broadband Bad Connection Hingga Projectwonderful Ads
Akhir-akhir ini koneksi broadband 3G milik Indosat sangat bermasalah. Jangankan untuk berselancar mengunjungi situs sendiri, buka Google saja kadang gagal di tengah jalan. Padahal Indosat 3G broadband... - Di Tepian Senja
..........................Nanar mata menatap ufukSaat cakrawala di Barat Daya menumpah ronaGemerlap cahya keemasan menghamburmenghantar sisa-sisa kehangatan siang tadiAda bayangMu,tersisa menguak pint... - Idul Adha 1428 H
Dengan Penuh Kerendahan Hati, Kami Ucapkan :
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1428 H
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Semoga dengan banyak Idul Adha kali ini lebih bermakna dengan semangat "berkurban" unt... - Kecerdasan Dialektis..
Tak dapat dipungkiri, kita hidup untuk melangsungkan peribadatan. Dalam konteks global, ibadah termanifestasikan dalam segala gerak kemanusiaan yang diarahkan untuk mencapai derajat kebahagiaan yang t... - PENGUMUMAN : Hasil Pooling Pekan Lalu
Benacana Alam, Bukan, Bukan Kutukan Tuhan Menurut Anda, Bagaimana Proses Hukum Terhadap Soeharto? Tetap Dilanjutkan IIIIIII (70%) 7 Vote ...
Estetika, Kenangan, dan Libido. Itu mungkin yg selalu menjadi alasan diseputar phornografi. Munkin akan lebih kompleks halnya ketika berkaitan dengan artefak2 sejarah yg dilatarbelakangi sebuah konteks sosial dan kultur yg berbeda. Setidaknya 3 hal ini selalu menjadi bagian dari orientasi yg hendak diekspresikan. Pada kasus hitorical inheritance ya cukup diakui keberadaannya lah…konsumsi pribadi paling banter….selanjutanya, we try to find out the more civilized features of arts in this space.
[Reply]
Estetika, Kenangan, dan Libido. Itu mungkin yg selalu menjadi alasan diseputar phornografi. Munkin akan lebih kompleks halnya ketika berkaitan dengan artefak2 sejarah yg dilatarbelakangi sebuah konteks sosial dan kultur yg berbeda. Setidaknya 3 hal ini selalu menjadi bagian dari orientasi yg hendak diekspresikan. Pada kasus hitorical inheritance ya cukup diakui keberadaannya lah…konsumsi pribadi paling banter….selanjutanya, we try to find out the more civilized features of arts in this space.
[Reply]
ini sebenernya porno jg sih menurutku.. heheh tp lucu jg yah? aneh2 aja seniman doeloe
[Reply]
ini sebenernya porno jg sih menurutku.. heheh tp lucu jg yah? aneh2 aja seniman doeloe
[Reply]
well…karena wacana awalnya ‘candi’ berarti memang ada muatan religius di dalamnya bukan? Kalau bukan p-o-r-nografi, mungkin… religious s-e-x education? Hmm…
[Reply]
well…karena wacana awalnya ‘candi’ berarti memang ada muatan religius di dalamnya bukan? Kalau bukan p-o-r-nografi, mungkin… religious s-e-x education? Hmm…
[Reply]
Ini termasuk fakta sejarah bagaimana suatu kehidupan masyarakat di kurun waktu tertentu yang dalam benak mereka tergambar kehidupan yang berdasarkan seksualitas (hubungan seksual antara laki-laki & perempuan) semata. Mirip dengan peradaban Kapitalisme Demokrasi sekarang yang menjunjung tinggi kebebasan individu meski media penyalurannya berbeda. Dulu melalui gambar tangan & patung, sekarang melalui media elektronika (televisi, video, foto). Sama2 peradaban jahiliah, berbeda dengan peradaban Islam yang memandang hubungan seksual hanya domain suami isteri.
[Reply]
Ini termasuk fakta sejarah bagaimana suatu kehidupan masyarakat di kurun waktu tertentu yang dalam benak mereka tergambar kehidupan yang berdasarkan seksualitas (hubungan seksual antara laki-laki & perempuan) semata. Mirip dengan peradaban Kapitalisme Demokrasi sekarang yang menjunjung tinggi kebebasan individu meski media penyalurannya berbeda. Dulu melalui gambar tangan & patung, sekarang melalui media elektronika (televisi, video, foto). Sama2 peradaban jahiliah, berbeda dengan peradaban Islam yang memandang hubungan seksual hanya domain suami isteri.
[Reply]