Anda sedang membaca artikel dalam kategori :

Refleksi

Bangkit Itu…

Habis menginstall Gmail Notifier (software dari Google Mail untuk memudahkan kita mengetahui adanya email yang masuk tanpa harus membuka browser), saya jadi mau memposting sesuatu. Oh ya, Anda sering menonton televisi dalam sepekan terakhir? Jika ya, pasti Anda tidak akan asing lagi dengan tayangan puisi reflektif yang dibawakan secara luar biasa oleh Deddy Mizwar.

Secara pribadi, saya sangat terkesan dengan bait-bait dalam puisi itu. Sebuah kontemplasi ke-Indonesia-an yang dibawakan secara sungguh-sungguh. Untuk konteks Indonesia saat ini, memang kiranya menjadi sangat layak untuk selalu menyimak dan ‘menghapal’ di luar kepala, lalu mengimplementasikan pesan-pesan kebangsaan dari puisi ini.

Berikut ini adalah kutipan bait-bait dalam puisi Bangkit tersebut:

Bangkit itu Susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut…
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu Malu…
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu Tidak ada…
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku…
Aku untuk Indonesia-ku

Mau menonton cuplikan videonya? Ini dia:

Nah, selamat berkontemplasi!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

  • Dari Tour de Sulbar 2006
    Sekitar tiga penggalah tinggi matahari ketika ambulans dengan sirene meraung-raung membelah jalanan trans Sulawesi Barat, Sabtu (20/5). Ambulans yang katanya baru beroperasi sepekan kemarin itu dijeja...
  • Protes Iklan
    Anda keberatan dengan iklan yang tampil di blog ini?Ini adalah halaman Protes/Keberatan Pembaca atas Iklan Tayang di Blog Randezvous ini.Partisipasi Anda sebagai pembaca/pengunjung blog ini sangat kam...
  • Articles Trade Inc. ke Penganugerahan Wirausaha Muda Mandiri 2008
    Hallo semuanya! Masih ingat dengan keberhasilan Articles Trade Inc. dalam lomba Wirausaha Muda Mandiri 2008 bulan lalu? Nah, setelah sebelumnya mengikuti penjurian tingkat nasional di Hotel Millenium ...
  • Pacaran Sehat Itu Seperti Apa Ya?
    Yang namanya pacaran pasti ada efeknya dengan kehidupan kita. Bisa berefek positif, bisa juga berefek negatif. Namun, semua tergantung bagaimana kita menjalaninya.Pacaran sih boleh saja, tapi harus me...
  • Epistemologi; Pengertian, Sejarah dan Ruang Lingkup
    Epistemologi selalu menjadi bahan yang menarik untuk dikaji, karena disinilah dasar-dasar pengetahuan maupun teori pengetahuan yang diperoleh manusia menjadi bahan pijakan. Konsep-konsep ilmu penget...


Tentang Penulis:

Asta Qauliyah - telah menulis 464 artikel di ASTAQAULIYAH.COM

Sejak tahun 2008, Asta Qauliyah aka Asri Tadda bekerja sebagai full-time blogger dan SEO konsultan sekaligus berhenti dari program pendidikan klinik di Fakultas Kedokteran Unhas Makassar yang selama ini digelutinya. Kini, Asta Qauliyah tengah mengembangkan AstaMedia Group, sebuah perusahaan internet marketing dan blog advertising yang berbasis di Makassar dengan sejumlah layanan online dan sayap bisnis di sektor ril. Anda bisa menghubungi Asta Qauliyah melalui jejaring sosial di bawah ini:

Twitter | Facebook | LinkedIn | Google Profile | FriendFeed

View Comments to “Bangkit Itu…”

  1. Ady says:

    Wah keren puisinya… Thanks link youtubenya jadi bisa menikmati juga dari Ausie..

    Ayo kita bangkit :D

    [Reply]

  2. wawanwae says:

    aku juga punya kesan sama spt sampeyan tentang puisi dedy itu. mengena bangetz

    [Reply]

  3. ani'03045 says:

    iya,…puisinya keren…
    pertama ani dengar di tv, memang bagus banget…ani terharu..
    jika saja, tiap diri yang mengaku orang indonesia…jika saja,tiap jiwa yang berdiri di jengkal tanah indonesia yang tercinta ini mau meresapi makna ‘kebangkitan itu’…
    yakin…
    Indonesia akan bangkit

    [Reply]

  4. yath.. says:

    untung masih ada orang seperti kamu yang masih mau menyuarakan bangkit. meskipun sudah sangat satir bagiku….
    yah, bangkitlah…sebelum kamu dibangkitkan…dan dimintai tanggung jawab selama di dunia…hahaha….

    [Reply]

  5. Jevuska says:

    “Bangkit itu Malu…” kalo yang bangkit itu **malu** di pagi hari ? mungkin malu-maluin guru yak :)

    [Reply]

    halfian reply on July 4th, 2008:

    hahaha, itu kah biar tidak pake puisi ji .

    [Reply]

  6. mohon izin download ya…Dok.

    Dok, aku pindahan dari http://www.fajarqimi.blogspot.com/ ke http://fajarqimi.com/.

    Makasih atas panduannya dari blogspot dokter yang telah mendahului kita.

    [Reply]

  7. Yusa says:

    Salam kenal juga Mas Asta Randezvous.. lama ga berkunjung..mksh udh berkunjung di blog sy yang baru.. boleh sy bertukar link lagi dengan blog sy yang baru mas..?

    [Reply]

  8. cewek_culun says:

    aku suka banget dengan cara pengungkapan kata BANGKIT ITU…..oleh dedy mswr..

    [Reply]

  9. “ngena” banget emank puisinya.:)
    ..puisi yang tiada pernah basi
    bakal mengisi relung hati ..
    yang mungkin selama ini telah sebagian mati…??
    *halah apa sih gak bakal ngalahin dedy mizwar*

    Pak Blogger, gimana nih.., koq lom ada postingan baru,!! :) )
    di tunggu next postingan ya pak Blogger, eh…., pak dokter.eh pak dokter apa Pak Blogger ya?

    [Reply]

  10. iya, kita memang harus segera bertindak….saingan kita bukan lagi malaysia, tapi myanmar dan kamboja
    BANGKIT Indonesiaku

    [Reply]

  11. ada dech... says:

    puisiny mo saia…..
    boss next time puisi romantis ditampilkan juga ja…
    yang temanya tidak jauh-jauh dari “bangkit”…khey
    eperithing it’s okeylah…
    see u pak dokter…dari &’ul.

    [Reply]

Trackbacks/Pingbacks


Leave a Reply

blog comments powered by Disqus

Langganan Artikel Lewat Emailmu

#1 Recommended PDF Search Engine

Lihat Arsip