Paid Review Vs Google Page Rank; Berbagi Tips Agar Tetap Eksis
Posted by | Published on February 17th, 2008
Insiden penurunan Google Page Rank (PR) secara tiba-tiba dari sebuah blog yang ikut program paid review semakin sering terjadi, termasuk penghapusan blog-blog yang secara massif berisi postingan paid review. Mengapa?
Google, berdasarkan kebijakannya, memang sangat memusuhi program paid review. Google menganggap peningkatan link popularity dari sebuah website/blog milik advertiser melalui program Paid Review bukan hal yang positif, karena cenderung manipulatif. Sepihak google sebenarnya menghendaki peningkatan link popularity dan page rank terjadi secara alamiah (natural), baik melalui peng-index-an oleh google sendiri, maupun melalui program tukaran link secara timbal balik. Nah, di program paid review, biasanya setiap postingan berisi sedikitnya 3 link advertiser yang merujuk pada alamat URL yang serupa.
Tiga link dengan alamat URL serupa yang banyak terdapat pada postingan Paid Review inilah yang menjadi musuh google. Mungkin google mau bilang : “Link popularity tidak boleh ditingkatkan hanya karena kekuatan modal/uang dari advertiser yang ‘rela’ membayar para blogger untuk menuliskan review berisi link-link URL yang merujuk pada situs mereka“.
Coba bayangkan, jika seorang advertiser menginvestasikan $200 USD saja untuk dibuatkan review post oleh blogger, dengan harga tiap review yang memenuhi syarat $10 USD. Advertiser itu pun mensyaratkan blog yang bisa mengerjakan review tersebut hanya yang memiliki page rank 3 atau lebih, maka sang advertiser akan memperoleh link balik dari 20 blog/situs ber-PR tinggi. Link back dari puluhan blog dengan PR yang tinggi ini secara otomatis, logikanya, akan meningkatkan secara massif link popularity dari situs sang advertiser itu. Sementara, sang advertiser tidak perlu payah-payah melakukan tukaran link secara manual atau memasang link balik dari blog yang memuat review tentang situsnya tadi. Ini (memang) kelihatannya tidak adil! Dan, karena itu google mengambil tindakan tegas. Beberapa bulan terakhir, sejumlah blog/situs mengalami penurunan PR secara drastis, bahkan ada yang sampai pada poin ‘nol’. Juga masih sangat hangat kasus penghapusan blog-blog berhosting gratis akibat pelanggaran TOS yang kemungkinannya berhubungan dengan program paid review ini.
Ini menjadi kenyataan yang bagi para blogger dengan hostingan gratis, menjadi bak simalakama. Mau dapat uang secara gampang; ikut program paid review. Mau tetap eksis di google dan di akun blog; kurangi program paid review! Padahal, ada sangat banyak program paid review yang saat ini sementara berkembang di dunia internet, dan diprediksikan akan menyaingi program advertising pay-per-click (PPC) yang selama ini menggurita dunia cyber. Sebagai tambahan, Cosa juga menulis review tentang hal ini di sini.
Jadi, bagaimana?
Saya punya beberapa saran sederhana. Kebetulan saya juga menggeluti program paid review sejak beberapa bulan lalu. Jika anda seorang publisher paid review, mungkin kamu bisa ikuti tips-tips berikut ini:
- Jangan terlalu banyak menaruh link advertiser jika tidak diminta. Jika diminta 3 link saja, maka cukupkan dengan hanya itu saja. Jika hanya 2 link yang diminta, maka pasang 2 link saja. Itu sudah cukup!
- Jika pada postingan reviewmu ada 2-3 link advertiser, upayakan untuk menambahkan link internal dari postingan lain di blogmu. Jadi kesannya postingan tersebut bukan semata untuk kepentingan sebuah pihak (baca: advertiser), tapi merupakan postingan rutin saja. Ini akan membantu agar blog anda tidak diidentifikasi oleh spider search engine seperti google sebagai paid review post atau spam.
- Beberapa search engine biasanya mereview blog atau situs kita secara manual. Jika blog/situs anda adalah peserta program paid review, maka upayakan untuk hanya menampilkan badge/banner affiliate yang minimalis dan tidak terlalu mencolok.
- Sebaiknya, rajin-rajin menambahkan link balik dari postingan-postingan lainnya di blogmu pada setiap kali membuat postingan, baik itu postingan review atau yang rutin. Jika masih berkesempatan, pasanglah gambar (image) kecil pada setiaqp postingan yang kamu buat. Ini juga bisa membantumu ‘mengecoh’ sang spider mesin pencari google atau yahoo dan lainnya
- Seimbangkan jumlah postingan paid review dengan jumlah postingan non paid review. Patoklah dengan perbandingan 1:3. Maksudnya, setiap ada 1 postingan paid review, maka harus ada 3 postingan non paid review yang juga anda buat.
- Rajin-rajinlah berdoa semoga semuanya lancar.
Nah, selamat mencoba. Semoga tips ini bisa bermanfaat untuk kita semua.
Popularity: unranked [?]





















February 17th, 2008 at 4:31 pm
Nice tips ..
Nice blog and Nice layout ..
[reply to this comment]
February 18th, 2008 at 10:19 am
mantap bgt tipsnya…., salam kenal mas..
[reply to this comment]
February 20th, 2008 at 5:54 am
Thanks tips-nya, Pak Dokter. Berguna sekali lho buat para pemula seperti kita ini.
[reply to this comment]
February 22nd, 2008 at 2:42 am
tips plg jitu untuk menyiasatinya adalah rajin2 lah menabung untuk beli domain berPR..that’s all.. heuheuheu
[reply to this comment]
February 23rd, 2008 at 1:54 am
assalamualaikum
Yakin Usaha Sampai
salam kenalkembali dari kami, terima kasih atas info blognya semoga bermanfaat, dan terus terang kami belum mampu untuk menggunakan hosting web dengan biaya…..
wassalam
[reply to this comment]
February 26th, 2008 at 6:50 am
kadang2 membingungkan juga konsep link ini. seandainya kita mengikuti suatu program affiliate trus kita buat satu artikel dimana kita menyisipkan link affiliate kita, bisa sajakan itu disebut “paid link”.
[reply to this comment]
March 3rd, 2008 at 5:03 pm
harus rajin2 bikin postingan yg non paid. kalo dalam 1 minggu dapat 4 job paid review, jadi harus bikin 12 post yg tidak paid.
saya kadang kehabisan ide untuk bikin posting yang non paid. ada saran apa bos untuk cari ide posting?
[reply to this comment]
March 3rd, 2008 at 6:25 pm
to faisal:

Kalau mosting kan tidak harus ‘kata-kata’, posting gambar juga bisa kok…atau, coba mengulas pengalaman harian, atau mengulas blog tetangga saja dan sebagainya. Posisi 1:3 itu tidak mutlak, hanya untuk ‘jaga jarak’ dari banned, 1:2 sebenarnya masih cukup aman, hanya tdk terlalu dianjurkan untuk blog yang ikut paid review di beberapa broker sekaligus. Just try it. Keep succes, bro!
[reply to this comment]
March 5th, 2008 at 6:38 pm
[reply to this comment]
March 8th, 2008 at 6:02 am
Good post, bro.. Keep share the tips..
[reply to this comment]
March 17th, 2008 at 1:09 pm
mas…kalo mbuat hostingan itu apa harus punya website dulu ya? emang kayak gt ta? tolong reply soon to my email, thx
[reply to this comment]
Astaqauliyah reply on March 17, 2008:
Arifin, biasanya, kalau membeli hostingan sudah diberi paket diskon untuk sebuah domain utama (primary domain). Jadi tinggal meluncur saja, install CMS ke domain yang bersangkutan, pilih tema untuk konten, dan jadilah…

[reply to this comment]
April 21st, 2008 at 12:04 pm
[...] ya kabarnya paid review tuh musuhnya Google, wah bearti paid review vs Google judul yang bagus tuh buat filem layar lebar sutradaranya om cosa hehehe maaf om just [...]
May 2nd, 2008 at 8:51 am
makasih infonya…
langsung praktek
[reply to this comment]
July 11th, 2008 at 11:39 am
Mantaps sekali mas! Saya salah satu yang terkenda dampak ini. Hanya beberapa jam saja PR saya hilang 2, dan sekarang harus mulai dari nol lagi untuk bisa mendapatkan PR dan pengakuan google.
Betul sekali yang mas uraikan diatas. Kemaren saya terlalu loyal kepada Advertiser, maksudnya supaya mereka tidak kapok memberikan job ke blog saya. Tapi ternyata malah membuat celaka.
[reply to this comment]
September 3rd, 2008 at 3:43 pm
bagus tipsnya, sepakat banget
[reply to this comment]
October 7th, 2008 at 7:33 pm
saya juga ada beberapa posting seputar tips paid review. silakan mampir.
[reply to this comment]
October 19th, 2008 at 3:12 pm
artikel yang sangat menarik dan bermanfaat..thanks
[reply to this comment]
October 24th, 2008 at 7:45 am
Wah repot juga ya kalo pengin nyari duit lewat PTR?
[reply to this comment]