Sepertinya dunia Paid to Review (PTR) benar-benar akan ‘booming‘ sekarang ini. Prediksi saya tentang perseteruan program Pay-Per-Click (PPC) vs Paid To Review (PTR), mungkin, akan ada benarnya juga. Jika demikian, maka blogger harus siap menerima kenyataan: meraup banyak dollar dari blog sederhana mereka!
Kawan-kawan yang berkunjung ke weblog ini banyak memberikan komentar, juga pertanyaan yang sangat menarik. Ternyata masih ada juga blogger pemula yang mencoba peruntungan di program Pay-Per-Click (PPC)-nya Google Adsense. Saya kira itu bukan sebuah kekeliruan. PPC sebenarnya juga memberikan peluang yang tidak sedikit untuk mengumpulkan earning yang berjumlah ratusan hingga ribuan dollar per bulan, hanya saja, menurut saya, program PPC di mana pun dan bagaimana pun bentuknya, akan selalu penuh dengan ketidakpastian akan keamanan penghasilan kita. Kasus click fraud masih selalu menjadi awan hitam bagi para publisher PPC. Jangankan program Google Adsense, program PPC pemula yang berbasis dalam negeri semisal Kliksaya.Com pun tak luput dari insiden click fraud seperti ini, padahal usia Kliksaya.Com belumlah genap sebulan sejak diluncurkan awal tahun 2008 ini.
Mengapa memilih program Paid to Review (PTR)? Saya yakin ada banyak sekali alasan untuk menjawab pertanyaan ini. Khusus untuk program PTR dari Blogsvertise, kamu bisa baca sejumlah alasannya di sini. Sejumlah blogger yang berkomentar di weblog ini mengungkapkan pengalaman mereka tentang earning dollar yang telah mereka dapatkan dari program PTR yang mereka ikuti. Selain sudah banyak terbukti, program PTR juga relatif mudah diikuti dan memberikan ‘sejenis kepastian’ akan jumlah pendapatan yang kita akan terima. Tapi yang agak ‘repot’ sedikit adalah media pembayaran sebagian besar PTR adalah lewat Paypal.
Beberapa Tips
Untuk para blogger yang tertarik dengan program PTR, bisa membaca beberapa tips berikut ini :
1. Sebelum bergabung dengan sebuah program PTR, sebaiknya baca secara detail F.A.Q (Frequently Asked Questions) dan T.O.S (Term of Service) dari program PTR tersebut.
2. Daftarkanlah blogmu yang berbahasa inggris (atau sebagian besarnya ditulis dalam bahasa inggris) yang memiliki Page Rank (PR) minimal 2, dan telah berusia sekurang-kurangnya 3 bulan. Sebagian besar penyedia layanan PTR seperti Smorty dan Blogsvertise mensyaratkan secara ketat persoalan ini. Banyak blog yang akhirnya ditolak (declined) dengan alasan Page Rank 0 atau Not Enough Indexed Page. Cek Page Rank blogmu di www.prchecker.info atau di www.mypagerank.net
3. Jika ternyata kamu punya blog dengan PR minimal 2, tapi jumlah postingan (page)-nya di bawah 10, jangan cepat-cepat didaftarkan ke program PTR. Kelola dulu! Cobalah memposting artikel baru hingga jumlah postingan di atas 25-an selama beberapa hari (jangan posting terlalu banyak artikel dalam sehari di blogmu, nanti dikira SPAM!). Jika sudah cukup, mulailah berikhtiar mendaftarkannya di program PTR sambil terus mengembangkan blog tersebut, termasuk memperbaiki link popularity-nya dengan banyak melakukan tukaran link atau mensubmitnya ke direktori dan search engine. Baca petunjuk bagaimana men-submit blog atau websitemu ke searching engine.
4. Untuk mengisi form mekanisme pembayaran di account PTR, kamu harus mengupayakan punya Paypal sendiri. Kalau belum punya, bisa memakai jasa Onespay.Com atau memakai account Paypal milik temanmu (saat ini, penggunaan account Paypal ramai-ramai relatif tidak dipersoalkan oleh penyedia program PTR)
5. Try to be honest reviewer! Kalau kamu sudah diterima sebagai Publisher di salah satu program PTR, maka mulailah mencari job yang ada, baca semua petunjuk yang diberikan dan bekerjalah secara jujur, dan upayakan untuk tidak asal copy paste!
Semoga tips-tips di atas bisa memacu semangat kita, para blogger, untuk terus mengembangkan dunia blogsphere dan meraup banyak keuntungan dari Program Paid to Review (PTR) yang sedang berkembang saat ini.
ARTIKEL LAIN YANG BERKAITAN:


Asta Qauliyah aka Asri Tadda adalah seorang blogger lelaki yang aktif berkecimpung di dunia 
