29 October 2007
Mungkin kamu benar Sahabatku,
Jika mengukur kedalaman cinta tidak ada gunanya meski pada dasarnya sekalipun.
Karena toh, tetap cinta.
Yang perlu sebenarnya adalah bagaimana toleransi bisa terjadi mengukur kedalaman kebijakan hati.
Jika cinta soal rasa dan hati tentang kebaikan,
maka rasional kita akan ada pada pengorbanan.
Seiring cinta ada kedewasaan, kebermaknaan dan kesederhanaan.
Terima kasih telah mengingatkanku, Sahabat.
Mungkin Kamu Benar, Sahabatku!
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
ARTIKEL LAIN YANG BERKAITAN:
- Renungan Akhir Tahun
Ada beberapa email dari kawan yang isinya sangat menyentuh hati. Saya pikir, tidak ada salahnya mempublikasikannya di blog ini, minimal sebagai bahan refleksi atau renungan bagi kita menjelang akhir t... - (Meski) Banyak yang Tersisa, Kita Harus (Terus) Melangkah!
Sebentar lagi kita akan berganti tahun. 2008 akan segera menghiasi perjalanan hidup kita. Banyak orang melakukan selebrasi melepas tahun, tapi tidak sedikit juga yang hanya berdiam diri se... - Cerita tentang Tulang Rusuk
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih?
Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong... - Alpha Centaury; Sahabat Merengkuh Asa
Karena telah begadang semalam sebelumnya, siang tadi saya mengambil jatah tidur untuk tetap menjaga keseimbangan internal tubuh. Kantuk yang tak tertahan membuat sebentar saja akhirnya kuterlelap dala...