Fenomena VI, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?

Air Minum Depot Isi Ulang

Konsumsi Air Minum Depot Isi Ulang (AMDIU) pada beberapa tahun terakhir memang meningkat tajam, utamanya di kalangan masyarakat perkotaan seiring dengan tumbuh pesatnya industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Di samping semakin menurunnya kualitas air sumur akibat banyaknya pencemaran, belum optimalnya pasokan air PDAM dalam jumlah dan kualitas yang cukup menjadi penyebab beralihnya masyarakat untuk mengkonsumsi AMDK. Hanya saja, keberadaan AMDK yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan AMDIU, kembali membelokkan sebagian besar masyarakat menggunakan Air Minum Depot Isi Ulang (AMDIU) yang harganya memang cukup ekonomis dan sangat terjangkau.

Tetapi di balik semua ini, tersembunyi ancaman yang sangat mengerikan. Beberapa temuan terakhir berhasil mengungkap betapa kualitas air minum yang berasal dari depot isi ulang relatif tidak terjamin, khususnya dari aspek kesehatan mengkonsumsinya.

Persyaratan kualitas air minum (air yang aman untuk dikonsumsi langsung), termasuk AMDIU, diatur secara jelas dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum, sedangkan persyaratan kualitas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di atur sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor SNI-01-3553-1996. Kedua jenis air minum itu, selain harus memenuhi persyaratan fisika dan kimia, juga mutlak memenuhi persyaratan bakteriologis. Air minum harus memenuhi tingkat kontaminasi nol untuk keberadaan bakteri Coliform dan bebas dari bakteri patogen lainnya.

Terdapat perbedaan mendasar antara Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan Air Minum Depot Isi Ulang (AMDIU). AMDK dihasilkan melalui rangkaian proses pengolahan yang berstandar, selain dengan ozonisasi juga memakai fasilitas industri yang qualified, karenanya hampir seluruh AMDK memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan AMDIU tidak sebagus AMDK, baik dari proses pengolahan maupun pada jaminan kualitas hasil olahannya. Hasil penelitian kualitas 120 sampel AMDIU dari 10 kota besar di Indonesia oleh Departemen Teknologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2002 lalu menemukan bahwa, kualitas air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang bervariasi dari satu depot dengan depot lainnya. Hasil penelitian itu juga mendapatkan, hampir 16 persen dari sampel tersebut terkontaminasi mikroorganisme, terutama bakteri coliform.

Masih buruknya kualitas AMDIU banyak terkait dengan karakteristik air baku, teknologi produksi, dan atau proses operasi dan pemeliharaan (sanitasi) yang diterapkan di depot isi ulang.

Hingga saat ini terdapat sedikitnya 350 industri air minum dalam kemasan dan ribuan depot air minum isi ulang yang tersebar pada berbagai daerah/kota di Indonesia. Tahun 2001, konsumsi AMDK diperkirakan mencapai 26,2 liter per kapita per tahun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berada pada level 9-12 liter per kapita per tahun. Dari perspektif ekonomi, geliat ini menjadi sesuatu yang investatif.

Dalam skala menengah, mengembangkan industri depot air minum isi ulang menjadi pilihan yang cukup menjanjikan. Selain karena pengelolaannya realtif tidak sulit, modal yang disertakan dalam investasinya juga tidak besar, sekitar 50-70 juta saja.

Kehadiran AMDIU pada satu sisi sebenarnya mendukung upaya mewujudkan masyarakat sehat karena memperluas jangkauan konsumsi air bersih, dengan asumsi bahwa semua AMDIU beroperasi menurut standar pemerintah yang telah ditetapkan. Namun, pada sisi lain, AMDIU menjadi cenderung bermasalah ketika diperhadapkan dengan kepentingan bisnis. Apalagi jika persaingan antara depot-depot air minum isi ulang cukup ketat. Akibatnya, tidak jarang kualitas air bersih yang dihasilkan dengan teknologi dan peralatan “seadanya” menjadi tidak diperhatikan lagi.

Padahal, tentang kualitas air minum termasuk AMDIU, Kepmenkes Nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 sudah mengaturnya. Menurut SK tersebut, pembinaan dan pengawasan kualitas air minum dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Di lain pihak, untuk mengatur usaha depot air minum isi ulang yang akhir-akhir ini potensial bermasalah, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 651/MPP/Kep/10/2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya yang ditetapkan tanggal 18 Oktober 2004. Keputusan ini dikeluarkan untuk memberikan acuan yang jelas dalam usaha depot air minum isi ulang. Selain itu, dengan ketentuan ini, kualitas air minum juga lebih dapat terawasi karena terkait dengan konsumen langsung.

Sebagai persyaratan usaha, dalam SK itu disebutkan bahwa depot air minum isi ulang wajib memiliki Tanda Daftar Industri (TDI) dan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) dengan nilai investasi perusahaan seluruhnya sampai dengan Rp 200 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Selain itu, depot air minum juga wajib memiliki surat jaminan pasok air baku – air yang belum diproses atau sudah diproses menjadi air minum – dari PDAM atau perusahaan yang memiliki izin pengambilan air dari instansi yang berwenang. Depot air minum wajib memiliki laporan hasil uji air minum yang dihasilkan dari laboratorium pemeriksaan kualitas air yang ditunjuk oleh pemerintah kabupaten/kota atau yang terakreditasi.

Artinya, jika saat ini diduga tengah terjadi “ketimpangan” dalam hal kualitas air bersih yang dikelola oleh depot air minum isi ulang, maka kinerja pemerintah – birokrasi kesehatan dalam melakukan regulasi dan melaksanakan regulasi tersebut patut dipertanyakan.

Fenomena VI, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

ARTIKEL LAIN YANG BERKAITAN:

  • Fenomena II, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?
    Perempuan dan Kesehatan Reproduksi “Sudah jatuh tertimpa tangga pula”. Begitulah kiranya menlukiskan nasib kaum perempuan saat ini Betapa tidak, sejumlah data dan fakta bertutur tentang “kurang ber...
  • Fenomena VIII, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?
    Kontroversi Masalah Rokok Dewasa ini, tercatat bahwa dari sekitar 1,2 miliar perokok aktif di dunia, 800 juta di antaranya berada di negara sedang berkembang yang total penduduknya saat ini berkisa...
  • Fenomena VII, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?
    Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia Hingga dewasa ini, kecelakaan lalu lintas belum mendapat perhatian masyarakat sebagai penyebab kematian yang cukup besar. Padahal, setiap tahunnya di seluruh dun...
  • Fenomena V, Siapa Bilang Sehat itu Gampang?
    Sulitnya Peroleh Setetes Darah untuk Kehidupan Untuk pertama kalinya, hari donor darah sedunia diperingati secara global pada tanggal 14 Juni 2004 lalu yang oleh Badan Kesehatan Sedunia (WHO) dipus...
  • Kapitalisme di Dunia Kedokteran
    Terminologi “dokter” memberikan sejumlah predikat, tanggung jawab, dan peran-peran eksistensial lainnya. Tanpa melupakan sisi dominan proses pembelajaran dan pengembangan intelektual, seorang dokter j...

Tentang AstaQauliyah.com

Telah ada 477 artikel di ASTAQAULIYAH.COM

Blog ini dikelola oleh Asta Qauliyah. Sejak tahun 2008, Asta Qauliyah aka Asri Tadda bekerja sebagai full-time blogger dan SEO konsultan sekaligus berhenti dari program pendidikan klinik di Fakultas Kedokteran Unhas Makassar yang selama ini digelutinya. Kini, Asta Qauliyah tengah mengembangkan AstaMedia Group, sebuah perusahaan internet marketing dan blog advertising yang berbasis di Makassar dengan sejumlah layanan online dan sayap bisnis di sektor ril. Anda bisa menghubungi Asta Qauliyah melalui jejaring sosial di bawah ini:

Twitter | Facebook | LinkedIn | Google Profile+ | FriendFeed

Tentang Asta Qauliyah

Asri TaddaAsta Qauliyah aka Asri Tadda adalah seorang blogger lelaki yang aktif berkecimpung di dunia bisnis online sejak tahun 2007. Ia juga founder AstaMedia Group, perusahaan internet marketing dan blog advertising yang berpusat di Makassar dengan sejumlah layanan global. Profil selengkapnya...

Bedak Pemutih

Artikel Terbaru Astaqauliyah.com

Daftar Makanan Untuk Diet Golongan Darah AB

Daftar Makanan Untuk Diet Golongan Darah AB

Jenis makanan tertentu dapat menguntungkan mereka yang memiliki golongan darah terten[...]

Bisnis Online: 3 Rahasia Sukses Blogger Top

Bisnis Online: 3 Rahasia Sukses Blogger Top

Tulisan ini ditulis guest blogger Daeng Anto, seorang blogger yang banyak berbagi T[...]

Ancaman Di Balik Jabatan

Ancaman Di Balik Jabatan

Artikel ini ditulis oleh guest blogger Yayan Sugiana, seorang TNI-AL yang merangkap[...]

Serenade; Kado Unik Hari Valentine untuk Pasanganmu!

Serenade; Kado Unik Hari Valentine untuk Pasanganmu!

Valentine menjadi momentum yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang, terutama kaum rema[...]

Profile Maddi Jane, Penyanyi Cilik Bertalenta ala Justin Bieber

Profile Maddi Jane, Penyanyi Cilik Bertalenta ala Justin Bieber

Siapa yang pernah kenalan dengan Justin Bieber? Saya kira tidak banyak! Tapi siapa ya[...]

Ini Dia Hosting Murah dan Tangguh!


Baca ulasannya di sini dan dapatkan KUPON 50% DISKON di HawkHost!