…….”Dengan semua ini,
Izinkan kumenyadari sungguh,
Bahwa kita belum sepenuhnya menyatu;
Kita masih berjarak, meski selama ini kita bersama”……
(Mungkin) Akan Berakhir
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
- Geliat Bangkitnya Bisnis Blog Dalam Negeri
Sabtu hingga Minggu, 20-21 Mei 2011 lalu diadakan even Roadblog 2011 Blogilicious di gedung Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) kampus Unhas Tamalanrea. Acara yang dimotori oleh IDBlogNetwork ini sukses m... - Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perkantoran
Di era golbalisasi menuntut pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di setiap tempat kerja termasuk di sektor kesehatan. Untuk itu kita perlu mengembangkan dan meningkatkan K3 disektor keseha... - Seria Manajemen SDM : Peran Strategis Pengembangan Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam suatu organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misin... - Balik
Gembira rasanya ketika menjejak kembali di tanah Mangkassara. Setelah sekitar satu bulan lamanya mendiamkan jemari di tanah kelahiran, kini kesempatan itu terbuka lagi. Metropolis yang sarat dengan in... - Pada Sebuah Senja
Senja merapati ronanya memecah di atas riak, pada menara di mana azan melantunkan asma-Nya, manusia berlomba dengan segala harap untuk kebaikan hari ini .... Magrib di Makassar. Saat gemuruh...
Kata Kunci: Puisi Putus Cinta, Putus Cinta, SMS Putus Cinta,


Asta Qauliyah aka Asri Tadda adalah seorang blogger lelaki yang aktif berkecimpung di dunia 


sepertinya memang tak ada sesuatu yang benar2 bisa menyatu atau pun habis. menyatukan 2 jiwa teramat sulit,jika masing2 msh blm bs spenuhnya mencoba mngerti, bkn benar2 bs spenuhnya mngerti (karena actually itu hal yg teramat sulit bukan?). susah kalo sdh berbicara perasaan, hrs mnyiapkan keberanian besar untuk meyakinkan diri dan meyakinkan org yg kita sayangi. tapi, tak ada kata menyesal bukan? jika sekiranya kita harus melepas dia yg kita sayangi. hanya ada dua konsekuensi : siap untuk bahagia untuk bersamanya, atau siap untuk bahagia pula untuk melepasnya (tak ada kamus “despert” atau “luka” bukan..bagi mereka yang meyakini hikmah dibalik segala kejadian). moga diberikan ketenangan bro! mari saling mendoakan..
[Reply]
sepertinya memang tak ada sesuatu yang benar2 bisa menyatu atau pun habis. menyatukan 2 jiwa teramat sulit,jika masing2 msh blm bs spenuhnya mencoba mngerti, bkn benar2 bs spenuhnya mngerti (karena actually itu hal yg teramat sulit bukan?). susah kalo sdh berbicara perasaan, hrs mnyiapkan keberanian besar untuk meyakinkan diri dan meyakinkan org yg kita sayangi. tapi, tak ada kata menyesal bukan? jika sekiranya kita harus melepas dia yg kita sayangi. hanya ada dua konsekuensi : siap untuk bahagia untuk bersamanya, atau siap untuk bahagia pula untuk melepasnya (tak ada kamus “despert” atau “luka” bukan..bagi mereka yang meyakini hikmah dibalik segala kejadian). moga diberikan ketenangan bro! mari saling mendoakan..
[Reply]