26 June 2006
Bencana memang selalu datang dengan logikanya sendiri, kemudian hilang menyisakan tangis dan duka. Tak jarang, pilu bencana terasa amat sukar untuk dapat dimaknakan sebagai sebuah “ujian” –sebagaimana dijelaskan agama–, tidak sekadar itu. Bencana justru kian dipandang semata sebagai “hukuman” bagi seluruh makhluk-Nya yang tertimpa, tidak peduli ia turut ‘berdosa’ atau tidak!
Belum kering air mata duka kita atas gempa Jogja/Jawa Tengah, sementara kenangan tsunami Aceh dan Nias masih membayang, kini kita lagi-lagi dibentangkan tayangan bencana demi bencana, susul-menyusul bak tengah menuliskan kalimat-kalimat kosmik : “Lihatlah daku, wahai manusia tak berdaya!”, “Perhatikan kedahsyatanku akibat keserakahan kalian merusak keseimbanganku!”, dan sejumlah aksaran natural lainnya yang belum bisa kita mengerti sepenuhnya.
Fenomena ini sedikitnya membuat kita harus menyempatkan diri merenungkan semuanya. Mengutip Ebiet G. Ade, ini mungkin karena Tuhan mulai bosan melihat dosa kita, atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita….
RENUNGAN : Bencana Kita, Hidup Kita
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)
ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
- Foto Bugil Tina Talisa di Facebook, Benarkah?
Setelah kasus markus palsu yang melibatkan presenter Indy Rahmawati di program Apa Kabar Indonesia Pagi, kabar tak sedap kembali mengguncang tvOne. Sebuah akun di Facebook dengan pemilik Dewi Rusmini ... - Seri Cerita Rakyat : POKOK KEPINTARAN
Banyak nama jalan di kota Makassar yang menggunakan nama-nama tokoh yang kental kedaerahannya; terdengar cukup ‘aneh’ dan terbilang sulit diucapkan di lidah para pendatang. Kajaolalido salah satunya. ... - Merawat Jerawat
Jerawat adalah kondisi yang wajar di masa remaja. Ketika anak memasuki masa pubertas, kelenjar pituitary nya mulai aktif dan mengeluarkan sejumlah hormon. Perubahan hormonal tersebut merangsang kelenj... - ESET NOD32 Antivirus v3.0.566
ESET NOD32 Antivirus v3.0.566
NOD32 Antivirus System provides well balanced, state-of-the-art protection against threats endangering your PC and enterprise systems running various platforms from W... - Tiga Puluh Tahun
Ya, hari ini saya genap berusia 30 tahun! Sudah tidak (terlalu) muda lagi, bukan? Hahahaha. Ndak apa-apa, saya malah sangat bersyukur dengan semua yang sudah saya lalui selama 29 tahun sebelumnya.
...