KITA dan Untuk KITA
Posted by | Published on June 13th, 2006…………
“Aku terluka hari ini,
justru ketika perang belum dimulai dan bedil belum dikokang,
Sukmaku telah lebih dulu beranjak pergi
ketika jasadku mencoba tetap bertahan menemani keadaanmu
Aku getir dengan semuanya,
dan luka ini masih terasa,
meski senja di Mariso telah membalutnya sore tadi bersama senyummu”
…………
Popularity: unranked [?]























June 14th, 2006 at 5:45 am
Kenapaki kk? Ada yang bisa dibantu?
[reply to this comment]
July 1st, 2006 at 3:42 am
1fakta lagi yang aku dapat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kalo wanita lebih kuat dari pria……………… luka membuat wanita lebih kuat, lebih berani menghadapi kenyataan, lebih bisa (pada akhirnya) untuk belajar positive thinking! Tapi emang seh GAK SEMUA JUGA WANITA SEPERTI ITU! Wanita kuat untuk bisa menerima semua kekurangan yang ada pada dirinya, pada pria yang notabene masih pacarnya, pada suaminya nantinya. Wanita kuat untuk bisa menerima segala tingkah “kurang sopan” anak2nya, yang melimpahkan semua kekesalan mereka (karena salah yang dibuat sendiri, karena “dijahatin” pacar, dikhianati teman) padanya. Wanita kuat untuk bisa menerima dan memaafkan borok ’suaminya’ bahkan sebelum ’suaminya’ meminta. Wanita lemah karena cengeng? Loh, Allah menciptakan airmata untuk wanita memang untuk itu! Airmata itu yang membuat mereka “kuat” ketika bahu ’suaminya’ mungkin sedang tidak terjangkau olehnya(karena sibuk, karena memang tidak mau, karena ingin ‘istrinya’ lebih belajar mandiri,dan karena2 yang lain). Well, behind the great man is the great woman! So, boys don’t cry!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
[reply to this comment]