NEWS : Kecanduan Internet
Posted by | Published on June 7th, 2006
Waspadalah dengan internet! Begitulah peringatan paling anyar untuk mengantipasi dampak negatif yang muncul dari aktifitas ‘berselancar’ terlalu lama di dunia maya.
Dari hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Riset Gaya Hidup dan Adiksi (IVO) — lembaga riset yang berkedudukan di Rotterdam, Belanda — menguak ‘dosa’ terbaru dari aktivitas di internet. Hasil penelitan itu mengungkapkan fakta bahwa aktivitas di internet itu bisa membuat penggunanya menjadi depresi serta mengalami penurunan prestasi belajar di bangku sekolah.
Kesimpulan mengejutkan itu diperoleh IVO berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap 512 remaja berusia antara 13 hingga 15 tahun. Penelitian itu sendiri dilakukan di Negeri Kincir Angin selama enam bulan pada kurun tahun 2005.
Munculnya depresi bagi para pengguna internet, ungkap IVO, biasa terjadi jika mereka menghabiskan sedikitnya 26 jam dalam sepekan. Indikator yang digunakan untuk mendeteksi adanya depresi melalui munculnya impulsif negatif di otak kepala manusia. Selanjutnya gerakan-gerakan impulsi itu terus berkorelasi terhadap adanya penurunan dalam prestasi belajar di sekolah yang dilakukan terhadap para responden remaja tadi.
Lantas, bagaimana antisipasinya? Menurut IVO, orang tua dalam hal ini memegang peranan penting guna mencegah terjadinya efek ‘ketagihan’ menggunakan internet. ”Sambil menganjurkan orang tua hendaknya mereka berbicara juga kepada anak mereka yang masih belia tentang hal ini,,” tulis salah satu butir rekomendasi yang diberikan IVO.
Seberapa sering hal itu bisa terjadi, IVO menegaskan hal tersebut sebenarnya tidak sepenting jika menjelaskan kepada orang muda. ”Tetapi, yang terpenting bagaimana menawarkan kepada mereka dukungan.”
Antisipasi lainnya lagi, dalam rekomendasi IVO, adalah menetapkan aturan penggunaan internet bagi kaum remaja secara jelas dan lugas. ”Jika orang muda dalam kelompok umur ini hanya diperkenankan menggunakan waktu yang sangat sedikit di depan komputer, ini tampaknya akan kontra-produktif dan meningkatkan sikap Internet yang dipaksakan,” kata IVO.
Popularity: unranked [?]























June 12th, 2006 at 2:30 am
waduh.. kl di Indonesia ngaruh g yat… boro-boro maen 26 jam per minggu… bbrp jam aja sdh menunjukkan biaya yg signifikan (apalagi di desa terpencil)
[reply to this comment]