Ini bukan lagi persoalan baru. Sejak berpuluh tahun yang lalu, isu pemalakan dan premanisme di rumah sakit yang menimpa para dokter muda, kerap dilakukan oleh mereka yang tengah berstatus dokter senior atau guru “maha besar”. Padahal proses pendidikan merupakan aktivitas yang mensyaratkan adanya kemerdekaan dalam melakoninya. Untuk spesifikasi dunia kedokteran, ini sesungguhnya tidak bagus dipertahankan.
Banyak dokter muda mengeluhkan hal ini terjadi pada mereka, tetapi kemudian takut atau khawatir akan mendapatkan “serangan balik” jika berusaha melawannya atau sekadar melaporkannya kepada yang “berwajib”. Jadilah kenyataan seperti ini bak duri dalam daging yang setiap saat bisa menjadi bom waktu, setidaknya menjadi budaya baru dunia kedokteran : yang muda (dokter muda),kelak, ketika telah berstatus “dokter senior”, juga akan melakukan hal yang sama kepada yang “lebih muda” darinya. Silih berganti, turun temurun. Sampai kapan?
Jika tidak dilawan saat ini, kita selamanya akan jadi pecundang. Dokter muda harus bangkit melawan atau tunduk tertindas! Hentikan premanisme di Rumah Sakit!!!!
ARTIKEL LAIN YANG BERKAITAN:


Asta Qauliyah aka Asri Tadda adalah seorang blogger lelaki yang aktif berkecimpung di dunia 
