Anda sedang membaca artikel dalam kategori :

Artikel

Re-defenisi Demokrasi, Bagaimana Kita?

Demokrasi adalah sebuah bentuk pemerintahan di bawah kuasa mengubah hukum dan struktur pemerintahan berada dengan kewarganegaraan.

Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang bertindak melalui pendapat masyarakat, yang dipaksa oleh pemilihan dan hukum peraturan.

Keputusan yang dibuat melalui pemilihan diambil tidak oleh seluruh warga negara, namun oleh warga yang melakukan pemilihan. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara biasanya diijinkan untuk memilih. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak memilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu, biasanya 18. Beberapa negara juga tidak memperbolehkan beberapa kategori manusia (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara.

Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik.

Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Demokraasi menempati posisi vital dengan kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara, di mana kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus bertujuan untuk rakyat. Konsep ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika kekuasaan pemerintah yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

  • Renungan Akhir Tahun
    Ada beberapa email dari kawan yang isinya sangat menyentuh hati. Saya pikir, tidak ada salahnya mempublikasikannya di blog ini, minimal sebagai bahan refleksi atau renungan bagi kita menjelang akhir t...
  • Ada apa denganmu perempuanku?
    Tidakkah kau lihat langit begitu cerah? Tidakkah kau rasakan udara yang berhembus perlahan, sungguh segar dan membuat nyaman. Bukankah kau selalu jatuh cinta pada pagi yang hangat? Rasakan, pagi ini m...
  • Tak Akan Henti!
    [...........Tidak!! Bukan karena hanya persoalan kekecewaan sepele seperti itu yang harus membuatku berhenti untuk kembali mencobanya...Percayalah, kuakan mengulanginya lagi. Mulai saat ini! Terserah ...
  • Special Thanks for Special Gift
    Terima kasih. Sangat besar perasaan itu menderu di dada, tapi akhirnya tak banyak yang akhirnya bisa terucap untuk "gift" satu ini. Saat pontang-panting mencari desain template yang bagus, mondar-mand...
  • NETWORKING DAN TELEKOMUNIKASI
    Hingga kini, tinjauan tentang konsep hardware dan software yang disajikan dalam dua bab terakhir menyediakan latar belakang yang mencukupi bagi para eksekutif pelayanan kesehatan untuk berinteraksi se...


Tentang Penulis:

Asta Qauliyah - telah menulis 464 artikel di ASTAQAULIYAH.COM

Sejak tahun 2008, Asta Qauliyah aka Asri Tadda bekerja sebagai full-time blogger dan SEO konsultan sekaligus berhenti dari program pendidikan klinik di Fakultas Kedokteran Unhas Makassar yang selama ini digelutinya. Kini, Asta Qauliyah tengah mengembangkan AstaMedia Group, sebuah perusahaan internet marketing dan blog advertising yang berbasis di Makassar dengan sejumlah layanan online dan sayap bisnis di sektor ril. Anda bisa menghubungi Asta Qauliyah melalui jejaring sosial di bawah ini:

Twitter | Facebook | LinkedIn | Google Profile | FriendFeed

Leave a Reply

blog comments powered by Disqus

Langganan Artikel Lewat Emailmu

#1 Recommended PDF Search Engine

Lihat Arsip