INFO SEHAT: Kenaikan Berat Badan Prediksi Kanker Payudara


Bagi wanita jagalah kestabilan berat badan anda. Pasalnya sebuah studi yang dilakukan oleh The American Cancer Society menyebut, kenaikan berat badan merupakan pertanda awal seorang wanita berisiko atas kanker payudara. Dalam studinya, kenaikan 70 pounds berisiko dua kali terkena kanker payudara.

The American Cancer Society mencatat bahwa wanita yang mengalami kenaikan berat badan antara 21 hingga 30 pounds setelah berusia 18 tahun akan berisiko 40 persen terkena kanker payudara ketimbang wanita yang hanya mengalami kenaikan lima pounds atau kurang.

Pada usia 18 tahun, wanita yang memiliki kenaikan berat badan 70 pounds akan memiliki resiko dua kali lebih besar ketimbang mereka yang tetap atau mengalami kenaikan hanya lima pounds.

“Hasil penelitian ini merupakan gambaran yang lebih jauh dan penting untuk tetap memelihara kesehatan dan berat badan disepanjang kehidupan,’ ujar Heather Spencer Feigelson seorang senior epidemiologist dari the American Cancer Society yang menjadi pemimpin studi kali ini.

“Setiap kejadian kenaikan berat badan sejak berusia 18 tahun akan sangat berhubungand enagn resiko terkena kanker payudara seiring post-menopause.” Riset yang dilakukan oleh The American Cancer Society berdasarkan hasil survey yang dilakukan mulai tahun 1992 atas wanita yang berusia 50 tahun hingga 74 tahun. Kepada mereka ditanyakan selisih berat badan sekarang dan saat mereka berusia 18 tahun. Setelah itu berat badan mereka dipantau selama beberapa tahun.

Heather Spencer Feigelson juga mencatat bahwa wanita yang menggunakan terapi hormon tidak menunjukkan efek yang sama. Karena biasanya wanita yang menggunakan terapi hormon dipastikan akan mengalami kenaikan resiko terkena kanker payudara karena naiknya tingkat hormon estrogen. “Wanita kurus dan tidak berlemak yang tidak melakukan terapi hormon memiliki tingkat estrogen yang rendah,’ demikian pernyataan dari para peneliti. ‘Sehingga wanita jenis ini akan memiliki resiko paling rendah terkena kanker payudara.’ “Penggunaan terapi hormon pada wanita yang kurus dan gemuk dipastikan akan membuat tambahan estrogenic.” Meski demikian, para penelitia tidak bisa menjelaskan secara detail mengapa dan bagaiaman kenaikan berat badan itu bisa memicu resiko kanker payudara. “Mengurangi berat abdan merupakan salah satu jalan yang kami ketahui untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara,’ ujar Feigelson. Hasil studi Feigolson ini akan dipublikasikan pada `The Issue of Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention`. The American Cancer Society memperkirakan kenaikan berat badan merupakan kontributor data dari tiga wanita manula yang meninggal karena kanker payudara. Menurut catatan tim yang berbasis di Atlanta itu, kenaikan berat badan tercatat merupakan penyebab kanker nomor dua dalam semua jenis kanker. Biasanya seorang wanita penderita kanker payudara harus menjalani operasi pengangkatan payudara mereka untuk bisa memperpanjang hidup mereka agar kanker tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Suka dengan artikel saya? Baca via email yuk! GRATIS..

Kategori Artikel Kedokteran, Tips Sehat :: ,1 Komentar

Tentang AstaQauliyah.com

Telah ada 486 artikel di ASTAQAULIYAH.COM

Blog ini dikelola oleh Asta Qauliyah. Sejak tahun 2008, Asta Qauliyah aka Asri Tadda bekerja sebagai full-time blogger dan SEO konsultan sekaligus berhenti dari program pendidikan klinik di Fakultas Kedokteran Unhas Makassar yang selama ini digelutinya. Kini, Asta Qauliyah tengah mengembangkan AstaMedia Group, sebuah perusahaan internet marketing dan blog advertising yang berbasis di Makassar dengan sejumlah layanan online dan sayap bisnis di sektor ril. Anda bisa menghubungi Asta Qauliyah melalui jejaring sosial di bawah ini:

Twitter | Facebook | LinkedIn | Google Profile+ | FriendFeed

  • http://anekarasacinta.blogspot.com Herman gea

    artikel yang bagus ..
    terima kasih telah berbagi info yang sangat bermanfaat ..

    [Reply]