Dari Tour de Sulbar 2006
Posted by | Published on May 24th, 2006
Sekitar tiga penggalah tinggi matahari ketika ambulans dengan sirene meraung-raung membelah jalanan trans Sulawesi Barat, Sabtu (20/5). Ambulans yang katanya baru beroperasi sepekan kemarin itu dijejali 8 orang anggota rombongan tim medis bakti sosial Sulawesi Barat 2006, bekerja sama dengan Bosowa Group. Perjalanan kali ini memang tiba saat kepenatan menggelayuti hari-hari kami. Ribetnya urusan koass di RS, juga rasa jenuh akan fenomena di sekeliling membuatku bersama beberapa orang stemcell-er lain, rela mengagendakan kembali (rearranged) aktivitas pendidikan klinik meski dengan konsekuensi “terlambat jadi dokter”.
Jadwalnya semula kami akan bekerja sepekan lamanya di sana. Zona kerja dari 12 orang anggota tim meliputi Polewali, Mamasa, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara. Tim akhirnya dibagi dua untuk mengakali kendala geografis Sulawesi Barat yang memang rada menyulitkan itu. Tim kami (Saya, dr. Anchu, dr. Lukman, drg. Mustok Mustafa, drg. Rustan dan Aliem Bahri, plus Ifan (butuh ambulans?) lebih tepatnya dijuluki bukan hanya sebagai “Tim Medis” tetapi telah menjelma “TIM MODIS”. Tim Modis ini diserahi tanggung jawab menyelesaikan daerah Polewali, Mamasa dan Majene. Region Mamuju dan Mamuju Utara yang medannya ternyata lebih berat, jauh melebihi kapasitas memikirkannya sebelum ke sana, diisi oleh dr. Qfly, dr. Priyo, dr. Daud, drg. Pure’+drg. Sugi, juga Amin plus Pak Ambo, kayaknya beroleh letih dan kelelahan selama perjalanan 6 jam dari Polewali (kasiann).
Tetapi baru tiga hari berselang, depot perobatan kami semakin menipis hingga tinggal beberapa jenis vitamin saja. Akhirnya pihak penyelenggara memutuskan untuk mengembalikan tim medis ke Makassar untuk mengurangi biaya operasional dan akomodasi selama hari-hari tanpa obat di Polewali. Ternyata, hal yang sama juga terjadi di Mamuju. Bayangkan, jumlah pasien begitu membludak, mencapai kira-kira 700-an orang setiap harinya. Capek banget.
Untungnya akomodasi Tim Modis selama 3 hari kemaren lumayanlah karena kami nginap di hotel Ratih (kayaknya ini satu-satunya hotel termewah di kota Polewali…..). Ada yang berminat investasi?
Popularity: unranked [?]























May 24th, 2006 at 8:42 pm
Capek ya….tapi dibayar kan? hehehe
[reply to this comment]