25 TAHUN DI BAWAH MATAHARI
Posted by | Published on April 2nd, 2006Tak ada waktu yang berulang, betul kawan. Memang, masa kemarin sungguh tidak akan terjadi sama persis esok hari atau pada masa-masa mendatang. Bertambahnya usia secara matematis sesungguhnya - menurut ustad yang pernah ku dengar - menandakan kita semakin dekat dengan titik perjumpaan keilahian, menanggungjawabi semua tingkah dan laku selama proses hidup materiil pada waktu2 sebelumnya.
Terima kasih kepada segenap raga dan jiwa yang telah ikut bersama dan membesarkanku selama seperempat abad ini, juga kepada matahari yang selalu setia menyinari, rembulan yang indah pada malam2 sepiku, pun takkan ku lupakan kepada KEKASIH TERCINTA yang telah mengajariku banyak hal : merasakan makna cinta dan kegundahan, tentang kesetiaan dan “hanya kau”. TERIMA KASIH untuk semua kritik dan puji, atas segala tatap dan harap untuk sebuah kemajuan dan “lebih baik dari hari kemarin”.
Kepada kawan, sahabat dan saudara, STEM CELL, segenap ucap syukur kuhaturkan untuk setiap jejak perkawanan yang tak kan pernah lapuk oleh hujan dan tidak jua lekang karena panas.
Terakhir, meski sebenarnya tak ingin hati menyudahi goresan ini, kumenghargai setia bentuk kekaguman dari sejumlah fans-fans gelap yang selama ini-harus kuakui- telah banyak membantuku menemui diri.
TERIMA KASIH atas 25 Tahun Di Bawah Matahari.
Popularity: unranked [?]






















